|
Realisasi hasil reses dalam program pembangunan daerah harus diwujudkan sesuai aturan beserta kemampuan. Roh dari reses ini adalah dalam rangka bersilaturrahim dengan konstituen, disamping menyerap informasi dari bawah. “Kita juga menyampaikan informasi tentang program yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah daerah, walau kenyataan selama ini dari hasil reses diakui belum optimal diakomodir secara keseluruhan,” kata Ketua Komisi IV DPRD Lombok Tengah, HM. Rais Ishak, SH. Dikatakan Rais, hal ini disebabkan karena besaran anggaran APBD yang masih terbatas, sehingga tidak mampu mengakomodir semua tuntutan hasil reses. “Kalau kita lihat dengan tatib DPRD terkait dari hasil reses anggota dewan masing-masing Dapil cukup variatif dan tuntutan masyarakat dan konstituen sangat banyak.
Berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Core Event Bau Nyale terus dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kabupaten Lombok Tengah. Apalagi perayaan pesta tahunan masyarakat bumi Tatas Tuhu Trasne tersebut tinggal menghitung hari, tepatnya tanggal 12 dan 13 Februari 2012 mendatang. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kabupaten Lombok Tengah, Drs. H. L. Muhammad Putria, M.Pd, yang ditemui di ruang kerjanya kemarin mengatakan, setelah setelah penetapan waktu Core Event Bau Nyale pihaknya terus melakukan berbagai persiapan pemantapan.
General Manager (GM) Bandara Internasional Lombok (BIL) yang baru, Pujiono, Minggu malam (15/1) melakukan pertemuan koordinasi dengan jajaran Pemkab. Lombok Tengah. Pertemuan dilakukan di Restaurant H. Murad, Pajang, Mataram. Pujiono membawa serta jajarannya. Dari Pemkab. Lombok Tengah hadir, Bupati H. Moh. Suhaili FT, Wakil Bupati Drs. H. Lalu Normal Suzana, Asisten II Sekda Loteng, Ir. Nasrun, Kabag Humas dan Protokol Setda Loteng, Muh. Suhardi, S.H, Kabag Umum Setda Loteng, Supardan, S.Sos, M.Si. Pertemuan dilakukan dalam suasana kekeluargaan.
|














