Ribuan Manusia Terjun “Bau Nyale” di Pantai Selatan Lombok Tengah

17 Februari 2020 administrator 129 kali dibacaa

kicknews.today – Ribuan manusia dari berbagai penjuru arah mata angin, Sabtu (15/2) pukul 05.00 wita terjun ke laut tempatnya di Pantai Tanjung An dan Pantai Seger Desa Kuta, Kecamatan Pujut Lombok Tengah. Masyarakat maupun wisatawan yang turun ke laut itu guna menangkap cacing laut (Bau Nyale) jelmaan Putri Mandalika. Mereka turun ke laut sambil membawa, ember, sorok dan lampu senter sebagai alat menangkap Nyale.
Penetapan puncak festival pesona Bau Nyale yang menjadi tradisi masyarakat sasak itu dilakukan berdasarkan hasil sangkap warige dari para tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Putri Nyale yang ditunggu selama semalam sampai pagi dini hari itu akhirnya keluar dan melimpah, sejak hari Kamis pagi (13/2), Jumat pagi (14/2) dan Sabtu (15/2).
Puncak acara festival pesona bau nyale yang dipusatkan di Pantai An Desa Sengkol tanggal 14-15 Februari itu dibuka oleh Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ari Juliano Gema dan dihadiri Gubernur NTB, Dr Zulkiflimansyah, Bupati Lombok Tengah, H Moh Suhaili FT, Kepala Forkopimda NTB dan Lombok Tengah. Kegiatan itu dimeriahkan oleh artis ibu kota Charly Setia Band dan artis lokas serta drama kolosal Putri Mandalika.
“Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia berkomitmen penuh melakukan promosi pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK),” ujarnya.
Ditegaskan, bahwa event MotoGP Tahun 2021 yang akan dilaksanakan di Sirkuit Mandalika ini sangat peting, sehingga Pemerintah Pusat terus melakukan berbagai program untuk mendukung supaya balapan MotoGP itu bisa berjalan.
“Banyak kegiatan yang kami bisa dukung selain Festival Bau Nyale ini,” ujarnya.
“Dengan adanya virus corona itu wisatawan enggan untuk datang berwisata. Namun, di Lombok dan Indonesia aman dari virus tersebut. Mari kita kampanyekan melalui media digital atau media sosial bahwa indonesia termasuk Lombok NTB ini aman dari virus corona,” pungkasnya.
Sementara itu, Gubernur NTB, Dr Zulkiflimansyah mengatakan, bahwa Bau Nyale ini akan menjadi salah satu simbol magnet kunjungan wisatawan baru di NTB, karena di Lombok Tengah ini banyak hal-hal hebat yang terjadi. Sinergitas dan kelompokan dalam setiap eveny antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Pemerintah Lombok Tengah harus tetap bersatu.
“Saya ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Lombok Tengah dan semua pihak yang sudah mensuksekan kegiatan Festival Bau Nyale ini. Semoga event MotoGP di tempat ini bisa berjalan sesuai harapan,” jelasnya.
“Kita harus siap menjadi tuan rumah pelaksana MotoGP 2021,” pungkasnya.
Bupati Lombok Tengah, H Moh Suhaili FT yang saat itu bersama naik keatas panggung saat menyampaikan sambutannya mengucapkan terima kasih dan beryukur atas berbagai macam karunia Allah SWT yang diberikan kepada masyarakat Lombok Tengah. Terlebih, malam ini masyarakat Lombok Tengah dikunjungi oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi NTB, misi dan tugas mensuport dirinya mewakili pelayan masyarakat untuk bekal membangun diri, keluarga dan Lombok Tengah.
“Kami masih haus bimbingan dalam membangun Lombok Tengah ini kedepan. Esensi festival ini adalah memupuk persaudaraan, kekompakan dalam membangun Lombok Tengah. Dimana lokasi ini akan menjadi lokasi balapan MotoGP Tahun 2021,” pungkasnya. (Ade)
“Kerjasama Humas dan Protokol Setda Lombok Tengah dengan media Online Kicknews.today“
Sumber : kicknews.today