SIAPKAN KURMA DAN MINUMAN GRATIS

PRAYA-Bagi masyara-‘ kat yang berkunjung ke AIun-alun Tastura. Praya, pemerintah menyiapkan kurma dan air minum gratis untuk berbuka puasa. Aneka makanan juga tersedia di sejumlah lapak. ”Harganya terjangkau, pilihannya juga banyak,” cetus Kabag Humas dan Protokol Setda Loteng HL Herdan pada Lombok Post, kemarin (6/5).
Kegiatan dimulai dari sore hingga malam hari, diawali Salat Ashar berjamaah dan ditutup Salat Tarawih. Setiap hari bupati katanya, juga mengundang 100 orang anak yatim dan piatu, serta fakir miskin. Mereka diberikan voucher,
Agung Kominfo: senilai Rp 50 ribu. Voucher tersebut, digunakan untuk mengambil kuliner yang sudah tersedia di sejumlah lapak. Yang menyiapkannya, dari seluruh Satuan Kerja Pelayan Masyarakat (SKPM) Pemkab Loteng. Ada pula santunan dari Baznas Loteng. “Untuk antar jemput, Dinas Perhubungan (Dishub) Loteng yang bertanggung jawab,” kata Bupati Suhaili. Sedangkan untuk penerangan lampu, pengeras suara, petugas kebersihan dan pengamanan, Dinas Perkim, Dinas Lingkungan Hidup dan Satpol PP wajib menindaklanjuti. ”Semua pedagang yang dipinggir jalan juga, wajib masuk ke dalam area,” serunya.
Secara berkala Dinas Perindusterian dan Perdagangan (Disperindag) juga akan menggelar pasar murah. Tujuannya mengendalikan gejolak harga, khususnya sembako. ”Mari kita isi Ramadan kali ini, dengan kegiatan-kegiatan positif,” serunya lagi, (dss/r9)

Bupati Kecewa Kehadiran Kades Minim di MTQ

Bupati Lombok Tengah HM Suhaili saat ini membuka acara MTQ ke-28 tingkat kabupaten di Kecamatan Janapria sempat mengabsen kehadiran Kepala Desa yag ada di kecamatan Janapria. “Kalau saya lihat kehadiran masih banyak kursi yang kosong,” kata Bupati.

Saat melakukan absene, ternyata hanya dua Kepala Desa se Kecamatan  Janapria yang hadir. Hal ini membuat Bupati Lombok Tengah kecewa. “Se kecamatan Janapria saja hanya dua kepala desa yang hadir, apalagi kepala desa se Lombok Tengah. Sedangkan jumlah kepala desa dan lurah se Lombok Tengah jumlahya 150 orang,” ugkap Bupati.

Bagaimana masyarakat yang kita harapkan untuk tumbuh dan berkembang minatnya untuk mempelajari Alquran da merenungkan Alquran, menghayati Alquran dan juga menjalankan apa yang diperintahkan dan ditunjukan dan dituntunkan oleh Alquran tetapi kita para pelayan dan pemimpinnya lebih malas daripada masyarakat. “Setiap tahun kita laksanakan MTQ atau STQ mulai dari tingkat desa sampai tingkat pusat, informasi semakin mundur, sehingga seperti yang saya sampaikan, ola fikir kita dalam memahami kegiatan ini hanya seremonial dan lomba semata,” tegas Bupati.

Bupati juga menegaskan, jangan hanya tuntaskan kewajiban sesuai dengan ketentuan secara rutinitas, setelah satu minggu kemudian kita tutup dan bubar. Tetapi bagaimana manfaat, hikmah, fadilah/kelebihan yang sangat kita harapkan muara semua ini adalah untuk peri kehidupan masyarakat yang lebih baik kedepan yang sesuai dengan apa yang tersirat dan tersurat didalam Alquran.

Kegiatan malam hari ini lanjut Bupati merupakan bagian dan ikhtiar kita untuk membangun mental spiritual, membangun manusia seutuhnya. ”Jangan kita menganggap tidak penting, jangan anggap kegiatan semacam ini remeh temeh saja. Bahkan kegiatan malam hari ini merupakan kegiatan pembangunan yang jauh lebih berat dan lebih penting dibandingkan kegiatan pembangunan fisik,” tegasnya lagi.

Wahai pemimpin masyarakat, mulai dari RT, Kadus, Kepala Desa, Camat dan seluruh pegawai semuanya seru Bupati, mari kita gunakan momentum ini untuk merenung juga. Supaya jangan kita hanya melaksanakan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat hanya sekedar memenuhi tuntutan kewajiban semata, tetapi mari dilandasi dengan tulus ikhlas sehingga mudah-mudahan mendatangkan manfaat dan kemaslahatan untuk semua masyarakat yang dilayani.

Jangan seperti sebelum-sebelumnya, honor kepala desa yang diterima hanya Rp 300 ribu bahkan diterima per triwulan, tetapi saat ini honornya sudah sama dengan eslon III dan eslon II. “Rp4 sampai 5 juta yang diterima kepala desa, tetapi semakin malas layanan masyarakat,” sentil Bupati.

Janagan sampai hanya masyarakat saja yang diminta hadiri MTQ tambah Bupati, tetapi dia sebagai kepala desa malas untuk hadir. Jabatan itu amanah, dan pemimpin itu adalah pelayan bagi yang dipimpin. Setiap tahun ternyata terjadi degradasi kepemimpinan. Masyarakat dari tahun ketahun, beban pembangunan bangsa dan Negara ini hanya diembankan kepada pundak pemerintah semata dan tidak akan pernah menemui namanya sukses kalau tanpa partisifasi masyarakat. “Tapi bagaimana mungkin masyarakat mau berpartisifasi, pemimpin hanya memikirka dirinya saja,” tegas Bupati sambari menambahkan, dirinya bukan hanya mengkritis pemimpin yang lain melainkan mengkritis dirinya sendiri juga.

Terakhir dalam sambutannya, Kemenag Lombok Tengah juga sempat kena sentil Bupati, akibat ketidak hadirannya dan hanya diwakili. “Yang paling dekat dengan kegiatan ini saja tidak hadir. Besok Laporkan ke Kanwilnya,” kata Bupati. |wan

 

Bupati Buka MTQ Ke-28 di Janapria, HM Suhaili : MTQ Bagian dan Ikhtiar Kita Membangun Mental Spiritual

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Lombok Tengah yang ke-28 yang diselangarakan oleh kecamatan Janapria, akhirnya dibuka oleh Bupati Lombok Tengah, HM Suhaili FT, SH.

Dalam acara tersebut, Pelantikan Dewan Hakam dilakukan oleh Wakil Bupati Lombok Tengah HL Pathul Bahri, SIP.

Dalam acara pembukaan tersebut, Camat Janapria, H Mahlan, S.Sos selaku tuan rumah pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten yang ke-28 tersebut dalam laporannya menyatakan, pelaksanaan MTQ ke-28 tingkat Kabupaten ini diselanggarakna mulai dari tanggal 1 hingga dengan 7 Maret 2019, dan diawali dengan kegiatan Pawai Taaruf yang diikuti oleh 12 kecamatan se Lombok Tengah.

Sementara tempat melanjutkan Camat di 10 titik, dan arena dilaksanakan di halaman SMPN 1 Janapria. Jumlah peserta terdiri dari Kecamatan Janapria terdiri dari 66 orang, Kopang terdiri dari 58 orang, Kecamatan Praya Timur 48 orang, Kecamatan Praya Tengah 58 orang, Kecamatan Praya 64 orang, Kecanatan Praya Barat 60 orang, Kecamatan Praya Barat Daya 58 orang, Kecamatan Pujut 66 orang, Kecamatan Jongat 70 orang, Kecamatan Batu Keliang 56 orang dan Kecamatan Batu Keliang Utara 63 orang. 715 orang terdiri dari peserta putra dan putri dari tingkat anak-anak sampai dengan tingkat orang dewasa dan diikuti juga oleh cacat netra. “Kami mohon maaf kepada para peserta atas segala kekurangan dan kehilapan kami baik sarana maupun prasarana yang dipersiapkan jauh dari kesempurnaan,” kata H Mahlan.

Sementara itu, Bupati Lobok Tengah HM Suhaili saat membuka acara tersebut mengumumkan, MTQ ini diselenggarakan secara rutin untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan ini yang tersirat dan tersurat dalam Alqur’an. “Saat ini kita menghadiri pembukaan MTQ tingkat Kabupaten Lombok Tengah, kegiatan ini dalam rangka untuk lebih membumikan Alqur’annurkarim khusus di Bumi Tatas Tuhu Trasna Lombok Tengah ini,” kata Bupati.

Membumikan Alqur’an ini kata Bupati agar pola fikir kita tidak hanya tergiring pada pemahaman yang paling utama hanya seremonial dan lombanya saja. Momentum MTQ atau apa saja yang dipanggil dan setiap jenjang juga merupakan kegiatan untuk lebih mensiarkan mensosialisasikan dan ajang dakwah bagi masyarakat untuk membuka kedepan masyarakat untuk lebi qurani dan akan Alquran untuk perikehidupannya mempraktekkan ajan Alquran.

Kegiatan malam hari ini lanjut Bupati merupakan bagian dan ikhtiar kita untuk membangun mental spiritual, membangun manusia seutuhnya. Dalam pelaksanaan MTQ kali ini, pihaknya berharap jadikan wahana ini untuk menumbuhkembangkan minat, semangat, animo dan kemauan dari masyarakat luas untuk belajar mengkaji, merenungkan dan meningkatkan Alquran.

Kemudian bagaimana generasi kita juga membahas Alquran tidak hanya mencari tahu tentang pengetahuan saja, tetapi bagaimana menaikinya, memahaminya dan sebagainya. “Inilah salah satu hakekat dari penyelenggaraan MTQ kali ini dan muaranya adalah tentu saja masyarakat keseluruhan dapat menghayati dan mengamalkan isi dari konten Alquran itu sendiri,” harap Bupati.

Bupati juga mengharapkan, apa yang menjadi tujuan dambaan dan tujuan pelaksanaan MTQ ini akan dapat kita raih atas ijin dari Allah SWT. “Semoga melaksanakan MTQ ke-28 ini di bawah naungan dari ridho Allah SWT, dan bermuarakan kesuksesan bagi masyarakat dan kita semua,” demikian Bupati.

Acara tersebut dipenuhi juga dengan penyerahan piala bergilir dari Bupati Lombok Tengah ke Camat Janapria selaku tuan rumah penyelenggaraan MTQ ke-28. | Wan

 

Pemkab Loteng Teken MOU dengan PT PNM Persero

Acara penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah denga PT Permodalan Nasional Madani (PNM) (Persero) tentang pemberdayaan dan pengembangan UMKM dan Koperasi Kabupaten Lombok Tengah melalui pelatihan dan pendampingan udah, digelar rabu di pendopo Bupati Lombok Tengah.

Usai penandatanganan MoU, Bupati Lombok Tengah, HM Suhaili FT dalam sambutannya, jangan acar dan kegiatan ini hanya sebagai acara seremonial saja, dan untuk SKPD jangan hadir dan hanya menjadi pengunjung saja, semua SKPD harus merenungkan dan camkan acara tersebut. “Ini dinas, satu yang gagal diselesaikan programnya oleh dinas yang lain, ini yang aku tidak mau,” tegasnya.

Pihaknya sengaja ungkapkan semua orang di luar jajaran Pemkab Lombok Tengah, karena kita tidak boleh sembunyikan kelemahan kita, namun mari kita bahas hari ini betul-betul terkaduh hijrah melakukan perubahan dari yang tidak lebih baik mari kita sama-sama kita gunakan

Menurut Bupati, Pemkab Lombok Tengah dengan pihak luar saja mau membuat kesepakatan masak diinternal Pemda Lombok Tengah tidak mau melakukan itu. ”Jika ada yang tidak mau diperbaiki, tunggu aku akan memutasinya,” ancam Bupati.

Oleh seba itu di Lombok Tengah sesuai dengan ketentuan yang ada dalam pembinaan dan pemberdayaan masyarakat kata Bupati, Pemkab Lombok Tengah hanya memiliki program pelatiahan atau pemberdayaan dalam bidang kemampuan dan keterampilan. Sementara untuk pemberian permodalan tida bisa. Jika 2 tahun terakhir diperoleh dari kerja keras semua pihak, maka angka di Lombok Tengah cukup drastis, yaitu sekitar 1,4%. Konidisi angka kemiskinan di Lombok Tengah mencapai 13,71%. itu berkat keterpaduan dan peran salah adalah PNM. Yang mana Lombok Tengah anggotanya terbesar saat ini di NTB mencapai angka 40 ribu orang. Yang membantunya adalah kelompok masyarakat yang membutuhkan ekonomi miskin atau pra sejahtera 1 hingga 6. “Pelatihan keterampilan dari Pemda,permodalannya dan kontrol serta kontrol setiap minggu dari PNM. Bahkan ada bantuan permodalan dari kita adalah Baznaz, ”ungkap Bupati.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Resiko PT PNM (Persero) Moh Quadrat Gnadi dalam sambutannya menyatakan, pihaknya sudah membahas beberapa keperluan di Lombok Tengah, dan luarbiasa menambahkan bidang usahanya seperti tenun, prak dan lain sebagainya. Terkait pihaknya, di Lombok Tengah ini semua akan tinggal di sini saja. “Kami hanya heran, Sejarah kemiskinan masih ada di NTB dan menurut kami kemiskinan itu tidak ada,” uujarnya.

Namun pihaknya yakin dengan potensi dan ekonomi yang dimiliki oleh Lombok Tengah dan NTB pada umumnya, maka dalam jangka waktu lima tahun kedepan, segala masalah yang terjadi saat ini akan selesai. “Kami melihat di Lombok Tengah sangat luar biasa, dan kami berharap Lombok Tengah bisa menjadi kabupaten percontohan di seluruh Indonesia,” harapnya.

Menurut Gunadi, ada delapan klaster yang dapat dikembangkan dengan program-program yang dimiliki oleh Bupati dan kemampuan serta potensi yang dimiliki oleh PT PNM, seharusnya lima tahun kedepan bisa selesai.

Diakuinya, PT PNM didirikan dengan mengemban tugas khusus yaitu memajukan usaha sektor kecil, mikro dan Koperasi. Dimana jajarannya sangat menyambut baik uluran tangan dari Pemkab Lombok Tengah, dan acara ini terselanggarakan bekat dukungan seluruh jajaran Pemkab Lombok Tengah dan dari kepala OJK yang ada, sehingga program yang dapat dijalankan dapat dijalankan terus. “Bantuan dari Bupati dan jajarannya sangat luarbiasa dan sangat bermanfaat bagi kami, karena yang diperlukan oleh masyarakat bukan hanya akses keuangan saja, tetapi pelatihan dan pembinaan berkelanjutan terus berlanjut,” tegasnya sembari berharap, apa yang sudah dilaksanakan tersebut dapat memberikan manfaat dan kemaslahatan bagi masyarakat Lombok Tengah. wan

Nyale Fashion Carnaval Sukses

Karnaval Budaya dalam rangka Core Event Bau Nyale di Kota Praya berjalan lancar. Dilepas dari Lapangan Bundar Praya, Ribuan orang kontingen dari seluruh kecamatan di Kabupaten Lombok Tengah memadati jalan protokol depan Kantor Bupati.

Tampak hadir Wakil Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri bersama anggota forkopimda dipanggung kehormatan. Terlihat juga artis sekaligus penyanyi legendaris Deni Malik di panggung kehormatan.

Selain utusan dari masing masing Kecamatan, siswa sekolah juga ikut memeriahkan fashion carnaval bau Nyale tersebut.

Masing masing kontingen menampilkan busana budaya yang sangat kental dengan pemaknaan putri Mandalika yang diyakini sebagai reinkarnasinya Nyale atau cacing laut tersebut.

Busana itu semakin memberi corak keberagaman budaya yang ada di Lombok Tengah.

Rute yang pendek star dari Lapangan Bundar dan berakhir di Lapangan Muhajirin ditambah lagi dengan lebih awal mulai jalan membuat acara tidak sampai larut malam.

Wakil Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri mengatakan dirinya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai upayakan untuk menghibur masyarakat sekaligus memberikan pendidikan budaya dan adat istiadat serta memahami makna filosofis dari Bau Nyale. Amril

Wabup Buka MTQ Kecamatan Praya Timur

Sebanyak 106 orang Qori dan Qoriah Se-Kecamatan Praya Timur mengikuti Musabbaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke XXVIII tingkat Kecamatan di Desa Lantah Kecamatan Praya Timur.

Peserta MTQ Kecamatan Pratim yang dipusatkan di Desa Landah

Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri Wildan, S.IP membuka secara langsung kegiatan tersebut, Hadir juga pada pembukaan MTQ, Sekda Lombok Tengah, HM. Nursiah, S.Sos, M.Si, Plt Camat Praya Timur, Murdi, AP, SE, Danramil Pratim, Kapolsek Pratim, Kepala desa Landan serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat desa Landah.

Ketua panitia MTQ Ke XXVIII Kecamatan Praya Timur, Bapak M. Nursaid, SH selaku Kepala Kantor urusan agama Pratim menyampaikan, Dari 10 desa yang ada di Praya Timur, Hanya desa kidang yang samapai malam pembukaan ini belum ada mengirim pesertanya sedangkan yang lainnya sudah berada di lokasi acara.

Adapun peserta MTQ Ke XXVIII Tingkat Kecamatan Praya Timur berasal dari, Desa Mujur mengirimkan 18 orang, Desa Ganti mengirimkan 10 orang, Desa Sukeraje mengirimkan 36 orang, Desa Marong 1 orang, Desa Bile Lando 6 orang, Desa Semoyang 12 orang, Desa Sengkerang 5 orang, Desa Beleke 3 orang, dEsa Landah sebagai tuan rumah mengirimkan 15 orang serta Desa Kidang belum ada mengirimkan pesertanya.

Untuk kegiatan pelaksanaan berlokasi di 4 tempat yaitu arena utam di halaman Kantor Desa Landah, 2 Masjid, 1 Madrasah dan 1 Musholla yang ada di Desa Landah.
Ketua panitia berharap dengan keterbatasan yang dimiliki dalam kegiatan MTQ tersebut mudah-mudahan bisa di selesaikan dengan jadwal yang sudah ditetapkan, Harapnya.amril

SKPD MENINGKATKAN KETERBUKAAN INFORMASI TERKAIT EVALUASI KOMISI INFORMASI PROVINSI

Dari hasil monitoring dan evaluasi Komisi Informasi Publik (KIP), Lombok Tengah masih dinyatakan kurang informatif. Pasalnya masih banyak badan publik yag belum terbuka dalam informasi pelayanan public.

Hal ini membuat, wakil bupati Loteng, HL Pathul Bahri, memanggil semua SKPD hadir dalam rapat pembahasan terkait pelayanan informasi public.

Dalam rapat itu, Pathul Bahri menekankan kepada semua SKPD untuk segera mengangkat satu tenaga honorer dibidang IT. Karena, mereka akan banyak membantu dalam mengakses data demi kelancaran pelayanan publik. Sehingga kedepan Loteng bisa menjadi kabupaten yang informative dalam penyajian pelayanan publik. “Yang jelas masing-masing SKPD harus memiliki satu tenaga ahli dibidang IT,” tegasnya.

Sebenarnya beber Pathul, semua SKPD telah memiliki data lengkap, mulai dari perencanaan hingga laporan keuangan. Hanya saja, kelemahan dan kekurangan kita semua SKPD belum menglinkkan semua programnya ke kominfo melalui melalui website lomboktengahkab.go.id. “Atas dasar inilah kita mendapat penilaian kurang informatif dari KIP NTB,” terangnya.

Sementara, Kadis Kominfo Loteng, M Zarkasi mengakui, semua SKPD belum menglink bentuk program kegiatannya di website lomboktengahkab.go.id melalui jaringan kominfo. “Tahun ini kita akan bangun koordinasi dengan semua dinas, sehingga sehingga semua bentuk program kegiatan website lomboktengahkab.go.id,” terangnya.

Sehingga, semua informasi pelayanan publik bisa tersaji dalam satu website. Selain itu, kita pun tidak berada dalam kategori kurang informatif, melainkan kita harus menjadi kabupaten yang informative dalam penyajian informasi ke public. “Pokoknya tahun ini semua SKDP telah terisi dalam website lomboktengahkab.go.id,” pungkasnya. dk

Bupati Remikan Kantor DPRD Loteng

Setelah menunggu 5 tahun lamanya, akhirnya Kantor DPRD Lombok Tengah diresmikan. Kantor yang terletak di ujung timur Kota Praya itu diresmikan Bupati Lombok Tengah H.M.Suhaili Jumat 1/2.

Turut hadir Wakil Bupati Lombok Tengah, Ketua DPRD dan anggota Forkipimda serta sejumlah anggota dewan dan PNS Lingkup Pemda Lombok Tengah.

Bupati mengatakan dengan telah rampungnya bangunan ini maka diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik baiknya. “Bangunan megah dan konon menjadi bangunan termegah di NTB akan dimanfaatkan dengan baik sekaligus juga akan dapat meningkatkan kualitas 0pelayanan kepada masyarakat” kata Bupati.

Setelah ini kata Bupati, akan ada proyek besar yang akan dibangun bahkan sudah berjalan  seperti bangunan Kantor Bupati yang tahun ini sudah rampung, selanjutnya ada bangunan stadiun olah raga sepak bola dan banyak lagi lainnya. “Saya sebenarnya banyak hal yang ingin saya sampaikan namun kondisi saya yang belum fit benar, maka saya ucapkan selamat atas peresmian ini” tutupnya. Am

Loteng Segera Punya Hak Tera Ulang SPBU Sendiri

Kabupaten Lombok Tengah dalam waktu dekat ini akan diberikan kewenangan untuk melakukan tera ulang terhadap seluruh Setasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Lombok Tengah. “Bulan Maret nanti, kita sudah bisa melakukan tera ulang terhadap takaran liter di seluruh SPBU yang ada di Kabupaten Lombok Tengah” kata Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah H.Saman di Kantornya kemarin.

Saman mengatakan dengan akan diberikannya hak melakukan tera ulang sendiri maka pihaknya tidak perlu meminta bantuan pemerintah provinsi ataupun pusat untuk melakukan tera ulang. Hanya saja sumberdaya tenaga Penera masih kurang dan perlu dilakukan pelatihan terhadap pegawai Perindag. “Kita baru punya satu orang ahli tera ulang, kita nanti akan latih lagi sejumlah pegawai untuk menjadi tukang tera” katanya.

Tera ulang wajib dilakukan setiap saat kepada para SPBU untuk memastikan tidak ada kecurangan dalam takaran liter tersebut sehingga konsumen tidak akan dirugikan. “Kita ingin melindungi konsumen dari permainan harga ataupun takaran, kalau ada yang melakukan kecurangan maka pemda akan mencabut izin yang dikeluarkan oleh pemda terhadap SPBU itu” jelasnya.

Dia berharap tidak hanya pengusaha SPBU saja yang harus patuh dan taat kepada aturan perniagaan, akan tetapi juga seluruh pengusaha ataupun pedagang kios, toko atau swalayan. am

Di Hakornas Pedagang Wajib Buat Spanduk Timbangan

Menjelang Hari Konsumen Nasional (Harkonas) yang jatuh pada tanggal 20 Maret 2019 nanti, pemda Lombok Tengah akan mengirimkan surat kepada pedagang atau pemilik Toko, supermarket, dan SPBU untuk membuat dan memasang spanduk berisi sosialisasi soal tera atau timbangan yang benar.

Salah satu contoh spanduk yang harus dibuat

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok  Tengah H.Saman mengatakan dalam rangka Hakornas nanti, seluruh toko dan ritel modern diharuskan untuk pasang spanduk di depan toko nya. “bagi kios, toko, supermarket atau ritel moderen dan SPBU harus pasang spanduk atau  baliho, Biner di tokonya. Kalau tidak dicabut izinnya” kata Saman di Kantornya.

Soal redaksionalnya, Saman mengatakan redaksi dalam spanduk sudah baku dan tinggal dibuat saja.
“Di SPBU contohnya “pompa ukur di SPBU ini telah diterpa ulang”.

Menurutnya hal ini dilakukan untuk melindungi konsumen. “Kalau ada yang curang jelas kita tindak tegas” tegasnya. Am