Suhaili : Pasca Pemilu Masyarakat Harus Jalin Kekompakan

Panasnya tensi demokrasi pasca pemilu serentak nampaknya belum menemui titik terang. Pasalnya, hasil pemilu sampai saat ini belum ada kepastian dari Komisi Pemilihan Umum. Berbagai hasil surveipun belum memuaskan masyarakat, terutama untuk hasil calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres).

Terkait hal tersebut, Bupati Lombok Tengah (Loteng), HM. Suhaili FT angkat bicara. Suhaili yang juga Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) ini berharap apapun hasilnya nanti harus diterima dengan lkapang dada. “Kita belum berani memastikan persentase kemenangan. Tunggu saja hasil dari KPU, “ungkapnya saat ditemui di depan Bencingah Adiguna Praya, selasa, (23/04) kemarin.

Ia berharap persentase kemenangan pasangan calon (Paslon) nomor unut 1 Jokowi-Amin di Lombok Tengah bisa bertambah atau setidaknya berada di posisi bertahan seperti peroleh tahun lalu. Mengingat persaingan yang ketat dengan berbagai factor situasi maupun kondisi. “Kita tidak mau muluk-muluk. Apapun hasilnya nanti itulah bauh hasil kerja keras kita, “paparnya.

Ia menjelaskan, sampai saat ini semua panitia penyelenggara pemilu masih merekap hasil suara. Diperkirakan penghitungan bisa lebih dari 2 minggu. Sebab berdasarkan fakta di lapangan, masih ada data yang sinkron. Oleh sebab itu, ia minggu depan ada gambaran terkait pemenang, baik tingkat DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD RI dan Capres.

Ditambahkannya, pemilu tahun ini agak berbeda dengan pemilu sebelumnya. Suhu politik tahun ini sangat dinamis dan relative memanas. Di Lombok Tengah sendiri angka partisipasi pemilih meningkat. Masyarakat semkain kritis dalam menentukan pilihan. Sehingga dari perbedaan yang ada, diharapkan tidak terjadi perselisihan, khususnya di Lombok Tengah. “Domain kita ada ikhtiar memilih pemimpin. Kita serahkan kepada Allah atas segala keputusan. Mari bersama jaga kemaslahatan demi terciptanya Lombok Tengah yang aman dan damai, “pungkasnya.