Pemerintah Kabupaten Berminat Kelola Bendungan Batujai

Bupati Lombok Tengah HM. Suhaili FT menginginkan pengelolaan bendungan Batujai dipegang pihaknya, tidak lagi Balai Wilayah Sungai (BWS) NTB. Dengan begitu, bendungan terbesar di Lombok Tengah tersebut, bisa disulap sebagai obyek wisata. “Jika ada peluang, kita segera ajukan ke pemerintah pusat, “ujar Suhaili, dihadapan para pejabat SKPM lingkup Pemerintah Kabupaten, di Bencingah Alun-alun Tastura, Praya, kemarin (13/4).

Yang ada sekarang, menurutnya terkesan dibiarkan saja. Padahal, jika dikelola dengan baik, bisa menghasilkan uang. Masyarakat bisa menjadi pedagang, hingga membuka usaha jasa wisata. Contohnya sejak ruang terbuka hijau (RTH) Tonjeng Beru dibuka, wisatawan berdatangan. “Aliran sungai di bendungan Batujai juga, kita tata, “tuturnya.

Dalam benaknya, penataan seperti obyek wisata di Bandung, Jawa Barat. Selain itu, pihaknya juga menyinggung pembangunan stadion sepakbola. Ada usulan, agar tidak dipusat Kota Praya, atau lapangan pacuan Kuda. Tapi, di Kecamatan kopang atau Kecamatan Batukliang. Pilihannya di Desa Kopang Rembiga atau Desa Bujak agar tercipta pemerataan pembangunan.

Lebih jelasnya, itu akan ditentukan melalui detail engineering design (DED). Karena itu, Suhaili memerintahkan, Dinas PUPR dan Dina PERKIM mulai menyusunnya. Terkait urusan anggaran, dipastikan siap, bahkan bisa dibantu pemerintah pusat. “Semoga terwujud, “ harap Suhaili, di dampingi Wakil Bupati Lombok Tengah HL Pathul Bahri dan Sekda Lombok Tengah HM. Nursiah. (Lombok Post).