LOMBOK TENGAH BERSATU SEMAKIN MAJU

DI BAWAH kepemimpinan Bupati HM Suhaili FT dan Wakil Bupati H Lalu Pathul Bahri, pertumbuhan ekonomi Lombok Tengah naik rata-rata 5,91 persen per tahun. Dan diprediksikan akan meningkat tajam, setelah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika beroprasi. Khususnya, kehadiran sirkuit MotoGP.

Pertumbuhan tersebut karena ditopang infrastruktur jalan yang mantap dan konektivitas tidak ada yang terisolir. Itu sangat berpengaruh pada sektor lainnya. “Diantaranya, IPM kita naik sebesar 64,36 persen, “ beber Wakil Bupati H Lalu Pathul Bahri.

Kemudian, angka kemiskinan terus ditekan. Dengan cara, penanganan yang bersifat simultan, terpadu, dan terintegrasi. Melibatkan seluruh aparatur pemerintah, dari daerah, kecamatan, desa/kelurahan hingga lingkungan, RT dan RW.

Dari data BPS, ungkap Wabup, angka kemiskinan di Lombok Tengah mengalami penurunan, dari 15,3 persen di tahun 2017 lalu menjadi 13,87 persen di tahun 2018. Berikutnya, upaya pengendalian penduduk terus dilakukan. Laju pertumbuhan penduduk tahun 2018 lalu, mencapai 1,1 persen, atau mengalami penurunan 0,03 persen dari tahun 2017 sebesar 1,13 persen.

Begitu pula,kepemilikan dokumen e-KTP, Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran terus ditingkatkan setiap tahunnya. Sehingga, tidak ada penduduk Lombok Tengah yang tidak memegang dokumen yang dimaksud.

“Tahun ini, kami optimis seluruh program kerja, yang tertuang dalam RPJMD terwujud sesuai perencanaan dan target, ujar orang nomor dua di Gumi Tatas Tuhu Trasna tersebut.

Sedangkan di 2020 mendatang, kata Wabup, ada lima progam prioritas pembangunan yang diusung. Meliputi percepatan penurunan kemiskinan, percepatan peningkatan IPM, pengutan struktur ekonomi, peningkatan kualitas infrastruktur dan lingkungan hidup. Lalu, peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.

“Kalau berbicara kualitas penyelenggaraan pemerintahan, Alhamdulillah kita selalu mendapatkan predikat WTP dari BPK RI,” kata Wabup. (Lombok Post)