Pusat Siapkan Dana Rp. 1,2 Triliun untuk Sirkuit MotoGP

Indonesia akan menjadi tempat penyelenggaraan ajang balap motor kelas dunia, MotoGP pada tahun 2021, yang dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kuta, Pujut. Dalam rangka mendukung hal itu, pemerintah pusat sudah merencanakan alokasi dana sebesar Rp. 1,2 triliun untuk mensuport pembangunan sirkuitnya. “Informasinya yang kami terima dari Kementerian Keuangan, dana yang disiapkan untuk mensuport pembangunan sirkuit sebesar 1,2 triliun, “kata anggota DPR RI, Wilgo Zainar, di hotel D’Max Kamis, (21/3).

Diakui Wilgo, memang dari dana yang akan disiapkan pemerintah pusat itu masih jauh dari kebutuhan yang diperlukan untuk mewujudkan pembangunan sirkuit. Pasalnya, dari laporan yang diterima, anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp. 5 tirliun. Namun informasinya, ada sumber pembiayaan lain untuk mensuport keberlangsungan pembangunan tersebut. Salah satunya, dari pinjaman perbakan internasional, yakni Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) sebesar Rp. 3,6 triliun. “Memang masih ada kekurangan sekitar Rp.200 miliar. Tapi saya rasa pembangunan sirkuit tersebut akan berjalan, “ungkapnya.

Kemudian kata Wilgo, dukungan anggaran yang akan disiapkan pemerintah pusat, melalui Kementerian Keuangan itu, rencananya akan diberikan tahun ini. Tapi, ketika disinggung, anggara tersebut sudah masuk dalam pembahasan APBN murni, ia katakan belum. Namun, jelas Wilgo, Kementerian Keuangan sudah mengusulkan. Disatu sisi juga, ada porsi dari Kementerian Keuangan untuk bisa mengalokasikan dana tersebut. “Memang di APBNP 2019 juga belum ada rencana. Tapi yang jelas Kementerian Keuangan sudah merencanakan alokasi anggarannya. Yang pasti sudah ada mengarah kesana, “tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga siap akan mengawal anggaran tersebut. Sehingga, anggaran itu terealisasi. Hal ini, sebagai bentuk dukungannya untuk mewujudkan adanya pembangunan sirkuit di KEK mandalika Kuta. “Kalau hal ini terwujud, maka kawasan pariwisata Mandalika Kuta merupakan sumber devisa bagi negara, “tungkasnya. (MP)