Ratusan Kepala Sekolah Dilantik

Hanya 88 Punya NUKS

Wakil Bupati Lombok Tengah HL Pathul Bahri, SIP melantik dan mengambil sumpah 266 Kepala Sekolah Dasar (SD) dan Kepala SMP dilingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Senin (11/3) di gedung Paripurna DPRD Lombok Tengah yang lama.

Pelantikan berdasarkan surat keputusan Bupati nomor 83 tahun 2019, tentang pengangkatan dan pembebasan Kepala Sekolah di lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, tertanggal 11 Maret 2019.

Dalam kesempatan itu, H.Lalu Pathul Bahri menyampaikan selamat kepada Kepala Sekolah yang baru dilantik. Pelantikan ini tentunya merupakan momentum yang sangat penting dalam kehidupan saudara-saudaraa, khususnya dalam mengawali pelaksanaan tugas baru sebagai pemimpin.

Tapi harus disadari, tegas Pathul Bahri, jabatan Kepala Sekolah bukanlah sebuah tujuan utama yang haru dicapai oleh seorang guru. Namun kepala sekolah merupakan guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah, sehingga jadikanlah tugas yang baru ini menjadi sebuah amanah, agar dalam melaksanakan tugas sehari-hari dapat dilakukan dengan ikhlas dan tanggung jawab. Dengan begitu, akan memperoleh hasil pendidikan yang bermutu. “Jadikan tugas baru ini untuk berikhtiar dalam meningkatkan SDM dan meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Lombok Tengah, “tegasnya.

Oleh sebab itu, pendidikan di Lombok Tengah harus bermutu, agar tumbuh anak bangsa yang cerdas, berbudi luhur, beriman, bertaqwa dan mampu bersaing. Pendidikan yang kita laksanakan saat ini adalah untuk mempersiapkan anak didik yang mampu menguasai ilmu dan teknologi dimasa depan, yang mampu membangun diri dan bangsanya di era keterbukaan ini. “Jadi mari kita didik anak-anak kita, serta membekali mereka dengan kemampuan, nilai-nilai luhur dan watak yang berakar pada bidaya bangsa, karena mereka adalah pemilik masa depan bangsa, “jeslasnya.

Terlebih dalam waktu dekat ini semua peserta didik akan melaksanakan Ujian Nasional dan tugas Kepala Sekolah itu harus bisa meluluskan semua pelajar dengan ilmu yang berkualitas.

Selain itu juga, semua hendaklah bekerja dengan penuh ikhlas agar hasilnya dapat bermanfaat bai masyarakat. “Tugas kita sebagai Kepala Sekolah harus mampu meluluskan anak didik kita, tanpa terkecuali dengan ilmu yang berkualitas sebagai pemilik masa depan bangsa, “tegasnya.

Kemudian, ia pun ingatkan Kepala Sekolah supaya mengelola dana BOS dengan baik dan maksimal. Artinya penggunaannya jangan melenceng dari aturan. “Dana BOS ini juga untuk kemaslahatan generasi penerus bangsa. Jadi dikelola dengan baik,”tandasnya.

Sementara, Kepala BKPP Lombok Tengah HM Nazili mengatakan, pelantikan ini telah mengisi semua kekosongan yang telah lama terjadi di beberapa sekolah. “Sekarang semua sekolah sudah terisi kepala sekolahnya, “ jelas Nazili usai pelantikan.

Saat disinggung, pelantikan ini tidak menyalahi aturan. Pasalnya, dari sekian sekolah banyak yang belum punya nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS). Ia katakan, itu tidak menyalahi aturan. Walaupun, salah satu syarat menjadi Kepala Sekolah, yakni harus mempunyai NUKS. Tapi bisa juga kita mengacu pada aturan lainnya. Yakni terpenting merekan memiliki pengalaman, paling tidak sudah menjadi Plt dan pankat minimal III/d. Sehingga, kalau mengacu pada dua syarat lainnya itu, tidak menjadi masalah. “Kalau kita tunggu mereka memiliki NUKS, maka akan terjadi kekosongan terus menerus di sekolah tersebut. Apalagi, kita hanya baru 88 Kepala Sekolah yang mempunyai NUKS,” tungkasnya.