MTQ Tingkat Kabupaten Loteng Kecamatan Praya Barat Sebagai Juara Umum

Acara penutupan MTQ ke XXVIII Rabu Malam (06/03) dilaksanakan di halaman SMP 1 Janapria berlangsung aman dan tertib. MTQ yang diselenggarakan dari tanggal 1 Maret sampai 6 Maret dinilai sukses. Suksesnya acara tidak lepas dari peran serta Pemerintah, Petugas Keamanan, Panitia Penyelenggara, Peserta dan Masyarakat.

Dalam acara pe utupan tersebut, dewan hakam yang diketuai oleh Ustad H Sabarudin Abdurrahman bersama angota dewan hakam yang lainnya mengumummkan juara setiap kategorinya. Dalam pengumuman tersebut, Kecamatan Praya Barat dinobatkan sebagai juara umum MTQ ke-28 yang diselenggarakan di Kecamatan Janapria.

Kemudian juara beriktnya, kecamatan Janapria sebagai juara ke lima, kecamatan Praya Tengah sebagai juara ke enam, kecamatan Batukliang sebagai juara ke tujuh, kecamatan Praya Timur sebagai juara ke delapan, kecamatan Kopang sebagai juara ke sembilan, kecamatan Batukliang Utara sebagai juara ke sepuluh, kecamatan Pringgarata sebagai juara ke sebelas, kecamatan Praya Barat Daya sebagai juara ke duabelas. Sedangkan kecamatan Praya sebagai juara ke empat, kecamatan Pujut sebagai juara ke tiga, kecamatan Jonggat sebagai juara umum ke dua.

Sebagaimana yang disampaikan Wakli Bupati HL Pathul Bahri S.IP dalam sambutannya, kehadiran masyarakat merupakan sebagian dari dukungan kepada peserta yang sedang berkompetisi. Peserta yang mengikuti MTQ sangat butuh dukungan dan mental agar bisa memberikan penampilan yang maksimal.

MTQ tingkat kecamatan ini tentunya menjadi wadah atau ajang njuk gigi, ajang menunjukkan peserta yang mewakili masing-masing kecamatan. Setiap kecamatan mengutus perwakilannya untuk bersaing menjadi juara dan membawa nama baik kecamatan.

HL Pathul Bahri menegaskan, degan diselenggarakan MTQ dapat membangkitkan dan menjaga marwah dari Al Qur’an itu sendiri. “Al Qur’an merupakan pedoman bagi umat muslim, kalau bukan kita lalu siapa lagi yang akan menjaganya,” serunya.

Peserta yang mendapatkan juara nantinya akan berlaga di Kabupaten Lombok Barat yang dijadwalka setelah bukan puasa. Pemerintah Kab. Lomboktengah sendiri akan memberi hadiah umroh bagi peserta yang mampu menjadi juara. Ia juga menyampaikan tahun lalu sebanyak 24 orang di umrohkan. Semua itu merupakan bentuk reward pemerintah kepada peserta. Selain itu, ditingkat nasional yag akan dilaksanakan di Padang sekitar bulan juli dan STQ di Pontianak perwakilan NTB khususnya Loteng dapat berpartisipasi mewakili NTB tingkat nasional.

“Semua harapan tersebut tidak terlepas dari motivasi masyarakat yang hadir. Mereka harus diperhatikan, mereka harus dikedepankan, tanpa mereka Al Qur’an akan hilang dari kita semua. Mereka yang memuliakan Al Qur’an harus diapresiasi,” himbaunya.

Selain itu, HL Pathul Bahri mengungkapkan bahwa komitmen seluruh komponen msayarakat khususnya masyarakat Janapria dalam mensukseskan kegiatan ini dibuktikan degan terjaganya suasana aman dan tertib selama penyelenggaraan MTQ berlangsung. Ia mengapresiasi seluruh bentuk dukungan masyarakat, “mudah-mudahan Allah membalas semuanya dengan pengerjaan yang setimpal,” harapnya.

Usai penyerahan hadiah, kemudian dilakukan pengundian lokasi pelaksanaan STQ ke-26 akan diselenggarakan di Kecamatan Praya Timur. |wan/ces