|
Jumat, 03 April 2009 01:28 |
 Industri dan Kerajinan
| Pengembangan industri dan kerajinan rakyat terutama industri rumah tangga masih bersifat local dan sering merupakan sampingan, untuk industri rumah tangga kebanyakan dikerjakan oleh kaum perempuan dan belum menjurus ke pasaran bisnis. Sedangkan kerajinan juga kebanyakan dikerjakan oleh kaum perempuan, walaupun sifat kerajinan ini telah menembus pasaran manca Negara tapi dibawah lisensi (nama) daerah lain.
| Table Jenis Industri dan Penyerapan Tenaga Kerja | Jenis Industri | Tenaga Kerja (org) | Investasi (Rp 000) | Produksi (Kg) | (1) | (2) | (3) | (4) | 1.    Pengolahan Umbi-umbian 2.    Minyak Kelapa 3.    Tahu Tempe 4.    Pengolahan Buah 5.    Manisan Kelapa 6.    Manisan Pala 7.    Gula Aren 8.    Kerupuk 9.    Daging 10.  Kaki Ayam 11.  Rumput Laut 12.  Garam Rakyat 13.  Kue Basah/ Kering 14.  Pengolahan Kopi 15.  Pengolahan Kacang 16.  Pengolahan Biji-bijian 17.  Tembakau | 1.254 455 538 763 75 75 313 765 15 30 102 320 85 15 55 117 4.276 | 675.611 246.007 479.868 1.183.620 44.050 45.500 90.475 560.750 25.650 25.650 123.350 58.050 102.500 1.500 56.622 51.300 4.270.000 | 447,226 180,000 225.870 242,5 30.000 28,125 35.400 980,750 16,875 825 90,625 53,000 91,875 1.800 93,750 36,563 66.249.000.000 | Jumlah | 9.248 | 7.970.203 | 68.564.109.000 |
| |  | Tabel Kerajinan Rakyat | Jenis Kerajinan | Tenaga Kerja Terampil | Investasi | 1.    Tenun Gedogan 2.    Konveksi/ Bordir 3.    Gerabah 4.    Genteng 5.    Keramik 6.    Batu Merah 7.    Batu Aji 8.    Ukiran Batu 9.    Barang dari Semen 10.  Kapur 11.  Mebel Kayu 12.  Mebel Cukli 13.  Anyaman Bambu 14.  Anyaman Roket 15.  Tali Serat Alam 16.  Ukiran Kayu 17.  Kerajinan Kayu 18.  Kerajinan Lidi 19.  Mebel Bambu 20.  Kerajinan Ijuk 21.  Kerajinan Tempurung 22.  Anyaman Lontar 23.  Kotak Antik 24.  Kerajinan Kulit 25.  Kerajinan Egon | 6.548 1.065 4.742 801 30 2.241 40 360 358 608 2.107 248 5.847 3.549 38 275 50 100 80 373 60  480 30 92 147 | 2.524.000 1.037.755 781.520 520.000 49.000 561.700 30.000 55.110 221.316 387.250 387.750 156.540 969.418 579.219 25.375 118.110 26.850 51.250 28.399 71.800 11.400  45.600 18.650 90.800 67.375 | Jumlah | 33.905 | 5.860.169 |
|
 Berdasarkan analisa statistic pada table menunjukkan bahwa Tenun Gedogan paling banyak membutuhkan investasi diantara kerajinan yang dikembangkan di Kabupaten Lombok Tengah, sedangkan kerajinan yang lainnya membutuhkan pembinaan secara berkesinambungan dengan didukung sarana dan prasarana yang memadai, dalam rangka meningkatkan kualitas dan daya saing dalam rangka meningkatkan nilai ekonomi. | |  | BAHAN TAMBANG Wilayah Kabupaten Lombok Tengah merupakan daerah potensial untuk melakukan pertambangan golongan C, golongan B dan golongan A. Bahan Tambang golongan C pada umumnya menyebar rata di bagian utara, golongan B menyebar di bagian Tengah sampai ke bagian Selatan, sedangkan golongan A di bagian Selatan. Ekploitasi bahan tambang yang telah dilaksanakan yaitu pada golongan C berupa bahan galian dan batu apung, sementara golongan B yang layak tambang masih menunggu Investor/ Penanaman Modal dari dalam dan luar negeri. | |  | Jenis Bahan Tambang | Cadangan (m3) | Luas (Ha) | 1.    Batu Bangunan 2.    Pasir 3.    Batu Apung 4.    Trass 5.    Tanah Urug 6.    Batu Gamping/ Kapur 7.    Fosfat 8.    Zeolit 9.    Oker 10.  Gipsum 11.  Kaldeson 12.  Batu Paras 13.  Lempung Illit 14.  Kaolin 15.  Batu Silika/ Setengah Permata 16.  Bentonit | 17.182.150 2.005 2.400.99 8.103.17 Belum Diketahui 315.574.45 Belum Diketahui 200.000 3.300 439,5 2.000 862.75 2.734.054 14.440 16.993.781,2  61,22 | 137,57 21 232,25 305,72 12 543,15 7,0 3,59 2,0 1,8 1,0 29,4 214 3,5 363,28  5,0 | Jumlah | 366.077.595.24 | 1.882.26 |
|
|