Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah NTB membuka POSKO BANTUAN KORBAN GEMPA LOMBOK 2018.

SALURKAN BANTUANMU PADA LEMBAGA YANG TERPERCAYA….

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah NTB membuka POSKO BANTUAN KORBAN GEMPA LOMBOK 2018.

Salurkan Bantuan anda secara langsung ke POSKO PENANGGULANGAN BENCANA LOMBOK TENGAH Jalan Gajah Mada No.109 Praya Lombok Tengah

Atau melalui Rekening LOMBOK TENGAH PEDULI BENCANA

Bank NTB 003.22.04970.01-8 (konfirmasi wa/sms 0818547580)*

Kepedulian anda sangat membantu meringankan beban saudara kita.

Alfamart Peduli Gempa Lombok

Alfamart Peduli Gempa Lombok

Inspektorat Kabupaten Lombok Tengah Menyerahkan Bantuan Untuk Korban Bencana di Posko Penanganan bencana

Inspektorat Kabupaten Lombok Tengah Menyerahkan Bantuan Untuk Korban Bencana di Posko Penanganan bencana

Di sampaikan kepada seluruh camat ..agar dpt mengunakan freqfensi ini dlm menyampaikan perkembangan keadaan masing masing wilayah .dgn mengunakan HT. Yg di miliki.

Di sampaikan kepada seluruh camat ..agar dpt mengunakan freqfensi ini dlm menyampaikan perkembangan keadaan masing masing wilayah .dgn mengunakan HT. Yg di miliki.

Laporan. Donasi dari BPBD dan DINAS PU PR lasung di kirim ke KEC. KOPANG

Laporan. Donasi dari BPBD dan DINAS PU PR lasung di kirim ke KEC. KOPANG

Piket .....posko penanganan bencana

Piket …..posko penanganan bencana

HUT ke-14 TAGANA PROVINSI NTB DIPERINGATI

Menteri Sosial, Idrus Marham meminta Taruna Siaga Bencana (Tagana) Indonesia menjadi “front liner dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Hal itu sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Demikian disampaikan Plt. Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, SIP, Kamis (26/4) 2018, selaku Inspektur Upacara pada peringatan Hari Tagan ke 14 Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dilaksanakan di Hortipark Desa Karang Sidemen Kecamatan Batukliang Utara.

Saat menyampaikan pidato Menteri Sosial Plt. Bupati Lombok Tengah lebih lanjut menyatakan, Negara harus memastikan seluruh korban bencana tertangani dengan baik, maka Tagana Indonesia harus terus menjaga semangat dan terus berkarya sesuai dengan tema peringatan tahun ini yakni 14 Tahun Mengabdi Momentum Untuk Meningkatkan Karya Nyata Bagi Negeri.

Masih menyampaikan Pidato Menteri Sosial, Plt. Bupati lebih lanjut menyampaikan, apresiasi dan rasa bangganya kepada Tagana Indonesia atas kerja keras dan kerja ikhlasnya dalam penanganan kebencanaan di Indonesia. “Saya bangga dan bahagia berdiri didepan para relawan kemanusiaan yang senantiasa pengabdian dirinya untuk membantu orang lain. Tak terhitung kiprah telah dilakukan Tagana yang berdiri pada 2004 lalu. Kehadiran saudara di tengah masyarakat sebagai the first to help and care telah nyata dirasakan oleh masyarakat.

Plt. Bupati lebih lanjut mengatakan, Tagana merupakan potensi yang sangat berharga bagi kementerian Sosial Republik Indonesia terutama dalam menerapkan praktek penanggulangan bencana berbasis masyarakat. Dikatakannya, Indonesia memiliki potensi bencana alam yang sangat tinggi di Asia Tenggara. Untuk itu, diperlukan kesiapsiagaan semua unsure masyarakat agar bisa mengurangi dampak bencana dan korban jiwa.

Dalam Peringatan Ulang Tahunnya ke 14 I I, pihak Kementerian Sosial melakukan pengukuhan kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI, Panglima TNI, Kepala Keolisian Negara Republik Indonesia, Kepala Badan Inteljen Negara, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, menjadi Pembina Kehormatan Tagana.

Sebagaimana pesan Menteri, Plt. Bupati Lalu Pathul Bahri, SIP berpesan agar Tagana senantiasa menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat terdampak bencana. “Pastikan satu jam setelah bencana, Tagana telah hadir di lokasi dan member pertolongan kepada korban bencana. Dirgahayu Tagana Indonesia, semoga Allah SWT memberikan keberkahan dalam perjuangan kita.

Sekda Buka Kemah Bhakti HUT ke 14 Tagana NTB

Ratusan anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) ikuti kegiatan Kemah Bhakti dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tagana ke 14 tingkat Provinsi NTB yang mulai digelar Senin (23/4) 2018 di Kawasan Hortipark Desa Karang Sidemen Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah. Kegiatan itu berlangsung meriah karena didukung juga oleh puluhan masyarakat setempat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Tengah. HM Nursiah, S.Sos,.M.Si dalam sambutannya  saat membuka kegiatan itu hendaknya dijadikan sebagai ajang silaturrahmi bagi sesama anggota Tagana. Karena pada acara tersebut hadir anggota Tagana dari berbagai daerah di NTB.” Selamat datang kami ucapkan kepada seluruh anggota Tagana terutama yang berasal dari luar Lombok Tengah dan juga luar pulau Lombok.

Kegiatan itu lanjut, HM.Nursiah bisa dijadikan sebagai ajang tukar pikiran dan pengalaman bagi anggota Tagana yang satu dengan yang lainnya. Karena diketahui bersama, karekter dan geografis daerah yang berbeda-beda, maka tingkat ancaman bencana yang terjadi juga berbeda-beda. Sehingga pengalaman yang dimiliki masing-masing anggota Tagana yang berbeda asal wilayah tentu akan berbeda pula.”Maka pada kegiatan itu secara terbuka semua bisa saling bertukar hal-hal yang menyenangkan atau barangkali bahkan hal yang tidak menyenangkan untuk sama-sama saling memberikan semangat.

Selain itu lanjut HM. Nursiah, kegiatan Kemah Bhakti itu bisa dijadikan wahana untuk terus memperdalam ilmu dan pengetahuan dalam rangka bagaimana meningkatkan peran dan fungsi Tagana dalam upaya peningkatan kwalitas dalam menghadapi bencana bila sewaktu-waktu menimpa daerah masing-masing, sebagai salah satu bentuk kewaspadaan dini sebagai petugas Tagana.”Kita ketahui bersama, pengabdian dan kesiapsiagaan anggota Tagana dapat membantu mengurangi resiko dan timbulnya korban bencana yang lebih besar. Akhirnya, Sekda memberikan dorongan kepada seluruh peserta Kemah Bhakti untuk terus berkarya dan mengabdi kepada masyarakat karena Insya Allah Tuhan Yang Mah Kuasa akan mencatat dan membalas pengabdian tersebut dengan cara yang tidak disangka-sangka baik didunia dan di akhirat kelak.

Untuk diketahui sejumlah pejabat turut hadir pada pembukaan Kemah Bhakti tersebut antara lain Kepala Dinas Sosial Lombok Tengah, Camat Batukliang Utara, Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Lombok Tengah, Kepala Desa Karang Sidemen serta ratusan anggota Tagana dari 10 Kabupaten dan Kota Se-NTB.

Plt. Bupati Lombok Tengah Tutup Rangkaian Peringatan Ke – 92 Nahdlatul Ulama di Penujak Praya Barat

Selaku Ketua DPC NU Lombok Tengah pihaknya siap sukseskan Kemah Pramuka NU Tingkat Nasional yang akan dilaksanakan tahun depan di Lombok Tengah. Demikian disampaikan Plt. Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, SIP Ahad (22/4) 2018 pada saat menutup rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun Nahdlatul Ulama ke – 92 di Lapangan Umum Desa Penujak Kecamatan Praya Barat.

Apalagi bila pembukaan kemah pramuka NU tersebut akan dibuka oleh Presiden RI. Ir. H. Joko Widodo, maka pihaknya siap menghadirkan peserta kemah sebanyak-banyaknya bahkan sampai sepeluhan ribu peserta. Dengan hadir Presiden pada acara itu, maka menambah rentetan kehadiran Presiden RI di Lombok Tengah.” Pergamanas ini nanti akan kita sukseskan dengan ajak seluruh anak-anak Al-Ma’arif NU, “Kata Lalu Pathul Bahri.

Lalu Pathul Bahri, baik selaku Plt. Bupati dan juga Ketua PCNU yakin acara itu akan sukses sebagaimana acara harlah yang pada saat itu rangkaian acaranya aklan ditutup oleh dirinya. Apalagi kondisi setiap malam pada harlah tersebut selalu ramai dikunjungi oleh ribuan masyarakat.”Ribuan warga setiap malam hadiri, disini berbelanja pada expo kecil-kecilan yang disediakan oleh panitia. Suasana kemeriahan dan kegembiraan mewarnai wajah-wajah warga yang datang ketempat ini. Hal itu lanjut Lalu Pathul Bahri menandakan betapa warga sangat mencintai keberadaan NU ini dan segala kegiatan yang digelarnya. Untuk diketahui lanjut Lalu Pathul, segala sesuatu yang digelar oleh panitia pada acara itu, baik berupa fasilitas dan berbagai macam pertunjukannya, walau kecil-kecilan seperti panggung, terop dan berbagai artis islai yang tampil, semuanya membutuhkan biaya. Apalagi kemah pramuka Nasional NU yang aka  digelar tahun 2019 di Lombok Tengah, maka akan membutuhkan banyak biaya. “Namun andai Bapak Suhaili jadi Gubernur maka kita semua tidak akan terlalu lelah berfikir untuk itu semuar ujarnya.

Akhirnyanya dengan kerendahan hati Lalu Pathul menyampaikan banyak terima kasih kepada pihak NU NTB yang telah mendukung penuh dan memberikan arahan mengenai pola-pola yang diterapkan dalam pelaksanaan harlah tersebut hingga sukses seperti saat ini. Begitu juga pihak-pihak lain serta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah yang juga ikut bahu membahu membantu kegiatan acara. “Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas partisipasi dan bantuannya hingga acara ini terlaksana dengan sangat baik.

STQ KE-25, KECAMATAN PRAYA RAIH JUARA UMUM

Malam puncak Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke 25 Lombok Tengah, kamis (5/4) 2018, yang digelar di Desa Pengadang Kecamatan Praya Tengah umumkan juara umum. Para juara disampaikan langsung oleh Sekertaris Dewan juri yang didampingi oleh salah seorang perwakilan ketua majelis hakim.

Sekertaris Dewan Hakim, Ustadz. Muhammad Mustanadi, M.Si menyampaikan, keputusan tersebut tertuang dalam keputusan dewan hakim tentang para juara dan juara umum STQ ke 25 Lombok Tengah nomor : 02/DH.STQ-25/LTH/2018 tentang pentapan peserta terbaik 1,2 dan 3 serta harapan 1,2 dan 3 dari masing-masing mata lomba dan golongan serta juara umum STQ ke 25 Lombok Tengah.

Keputusan dewan hakim dengan coordinator Ustadz. Sabarudin Abdurahman tersebut selanjutnya akan ditembuskan ke Bupati Lombok Tengah, Ketua LPTQ Lombok Tengah, Kepala Kantor Kementrian Agama Lombok Tengah, Ketua Panitia STQ ke 25 dan Ketua LPTQ masing-masing kecamatan se Lombok Tengah. “Keputusan dewan hakim ini berlaku sejak ditetapkan dan tidak dapat diganggu gugat dan bila ada kesalahan akan diperbaiki dikemudian hari sebagaimana mestinya,”katanya.

Berikutnya lanjut Ustadz. Mustanadi, juara-juara antara lain, untuk cabang tilawatil quran, anak-anak outra, juara terbaik 1 diraih oleh Jihan Fahmi utusan Praya Tengah, terbaik diraih oleh peserta atas nama Gumaidi Al-Rosidi dari Kecamatan Praya, terbaik 3 atas nama Rizki Wahyudi asal kecamatan Pujut. “Selanjutnya juara harapan 1 diraih oleh Zainul Hawasi dari kecamatan Jonggat, harapan 2 Fauzira Jaya dari Batukliang dan harapan 3 diraih oleh Al-Jaelani Maliq kecamatan Janapria,”ujarnya.

Sementara cabang tilawatil quran anak-anak putrid, juara terbaik 1 diraih oleh Alivya Lutfiana kecamatan Batukliang, terbaik 2 diraih Baiq Hadiatussoliha dari kecamatan Praya Barat dan terbaik 3 Baiq Nida Allagina dari kecamatan Praya Barat Daya. Adapun juara harapan 1 diraih oleh Laela Maria Ulfa dari kecamatan Praya, harapan 2 Aniisa Ningsih dari Kecamatan Pujut dan harapan 3 diraih oleh Titin Karwati dari Kecamatan Jonggat.

Qori terbaik untuk putra, juara terbaik 1 diraih oleh Muhamad Sukri dari Janapria, Juara 2 diraih oleh Harun Al-Rasyd Kecamatan Kopang, juara 3 Fauzan Azis dari Jonggat. Juara harapan 1 diraih Haryansah Sopian Batukliang, harapan 2 diraih oleh Muhamad Zaenuri Kecamatan Praya Barat dan harapan 3 Lalu Muhamad Farjihan dari Praya Barat Daya.

Sementara qori dewasa untuk juara terbaik 1 diraih oleh Kirnilawati dari kecamatan Kopang, juara 2 Mirnawati dari Kecamatan Praya dan juara 3 diraih Lina Agustina dari Kecamatan Jonggat. Kemudian juara harapan 1 diraih oleh Maesaroh Praya Tengah, harapan 2 Sundarti Batukliang dan harapan 3 Saruni, SS dari Kecamatan Pringgarata.

Selanjutnya kata Muhammad Mustanadi, juara untuk cabang Hipzil Quran dengan tilawah putra, juara terbaik 1 diraih oleh Lalu Indar Ramdan dari Kecamatan Pujut, juara 2 atas nama M Yazid Huda Batukliang dan juara 3 diraih oleh Kholilur Rohman dari Kecamatan Jonggat. Sementara juara harapan 1 diraih oleh M. Sakip Jaka Purnama dari Janapria, harapan 2 Zulhalmi Batukliang Utara dan harapan 3 Muhammad Fikri Yasmina dari Praya Tengah.

Adapun juara untuk 1 juz tilawah putrid, juara terbaik 1 diraih oleh Laely Fatiaturohmi dari Batukliang Utara, juara terbaik 2 diraih oleh Raudatul Jannah Praya Barat, juara 3 diraih Fatimatuzzahro asal kecamatan Praya. Selanjutnya harapan 1 Baiq Nurlatifa Zahra dari Pujut, harapan 2 Baiq Isturrodiah dari Janapria dan harapan 3 Jumatul Saniyah dari Kecamatan Pringgarata.

Berikutnya juara untuk 5 juz tilawah putra, juara terbaik 1 diraih oleh Lalu Dimaz Panji Pangkuyuda dari Pujut, juara 2 Bayu Bakti dari Pringgarata, dan juara terbaik 3 Muhammad Sipiaynadi Batukliang Utara. Kemudian harapan 1 diraih Ahmad Damawaun Niam dari batukliang , Juara harapan 2 diraih Abdurrohman dari Jonggat dan harapan 3 Muhammad Faizullah dari Janapria. “Untuk juara putrid terbaik 5 juz anatar lain, juara terbaik 1 atas nama Julia Hartini Batukliang, juara 2 Emy Azwa Rina dari Praya Tengah dan juara 3 Novalia Vitratulinsan Praya sementara harapan 1 Safira Ananda Safila Jonggat, harapan 2 Baiq Nining Komalasari dari Praya Timur dan harapan 3 diraih Auliaya Maula Safitri dari kopang,” paparnya.

Setelah umumkan para juara untuk 10 juz, 20 juz dan 30 juz, selanjutnya diumumkan STQ ke 25 Lombok Tengah, dimana juara umum 1 diraih oleh Kecamatan  Praya dengan nilai 22, kemudian peringkat ke 2 diraih Kecamatan Jonggat dengan nilai 20, peringkat 3 diraih Batukliang dengan nilai 19, peringkat 4 diraih Kecamatan Pujut dengan nilai 18, peringkat 5 diraih Batukliang Utara dengan nilai 14, peringkat 6 diraih Praya Tengah dengan nilai 13, kemudian peringkat 8 yakni Janapria dengan nilai 11, peringkat 9 Kecamatan Kopang dengan nilai 8, selanjutnya peringkat 10 Pringgarata dengan nilai 3, peringkat 11 Praya Timur dengan nilai 1 dan peringkat 12 diraih Praya Barat Daya dengan nilai 1.

KPK Evaluasi Rencana Aksi Pemkab Loteng Cegah Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan evaluasi pelaksanaan rencana aksi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah dalam rangka percepatan pemberantasan korupsi.

Ketua Tim Bagian Pencegahan KPK, Untung Bijaksono diterima Sekda Loteng, HM Nursiah diruang rapat Tastura I Kantor Bupati Lombok Tengah, kemarin.

Namun, terkait kedatangannya itu, tim bagian pencegahan KPK  enggan  memberikan komentar, malah mengarahkan ke Pemda Loteng dalam hal memberikan keterangan.

Sekda Loteng, HM Nursiah mengatakan, kedatangnan KPK  itu untuk mengevaluasi pelaksanaan rencana aksi yang merupakan tidak lanjut dari Mou KPK dan seluruh Bupati/Wakil Bupati se NTB, termasuk Gubernur dan ketua DPRD se NTB dalam rangka percepatan pemberantasan korupsi.

Rencana aksi ini dibuat lanjut Nursiah, berdasarkan isu dari 11 SKPD yang tentu berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat yang berpeluang menimbulkan korupsi. Seperti sekretariat Dewan, sekretariat daerah, Bappeda, DPMPTSP, BKPP,DPMD, Inspektorat, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Dinas PUPR rumpun Perkim dan rumpung Perhunbungan.

 Contohnya, DPMPTSP sejauhmana menjalankan system online. Sekretariat Dewan sejauh mana merevisi tata tertib, membuat SOP, membuat risalah-risalah persidangan sehingga dikelola dengan baik, kemudian kaitan dengan BKAD, bagaiman simpek, data pegawai dan bagaimana menyiapkan e-kinerja. ‘’Itu yang di evaluasi tadi, sejauh mana 11 SKPD  ini telah menjalankan rencana aksi yang telah dibuatnya terangnya.

Sementara, hasil dari evaluasi itu terang Nursiah, Lombok Tengah lebih maju progresnya, jika dibandingkan 10 Kabupaten/Kota di NTB. Semua ini dikarenakan, koordinasi yang dijalin antara SKPD sudah bagus dalam menjalankan roda pemerintah. ’’Dimasing-masing SKPD itu sudah menyelesaikan permasalahan yang dibuat di rencana aksi tersebut, sehingga kita dinilai lebih maju progresnya,’’tandasnya.

MUSRENBANG DI KECAMATAN PRAYA BARAT DAYA SUKSES DILAKSANAKAN

Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan sudah dimulai dibuka pada hari Rabu (21/2) kemarin. Untuk pelaksanaan Musrenbang kali ini dibagi menjadi dua tim, yaitu tim pertama di laksanakan di Kantor Camat Praya Barat yang dibuka langsung oleh Asisten I Sekda, Ir H Lalu Moh Amin, MM dan tim kedua dilaksanakan di kecamatan Praya Barat Daya, dibuka oleh Asisten II Sekda, Ir M Nasrun, MM.

Dalam pembukaan tersebut, Asisten II Sekda membacakan sambutan Bupati Lombok Tengah. Di mana dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten II tersebut, terkait dengan pertumbuhan ekonomi, menurut Asisten II, pertumbuhan ekonomi dapat dilihat pada lajur pertumbuhan PDRB atas dasar harga konstan. Rata-rata pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lombok Tengah selama tiga tahun terakhir sebesar 5,84 persen. Pada tahun 2016, perekonomian Kabupaten Lombok Tengah mengalami pertumbuhan  sebesar 5,67 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun 2015 yang mengalami pertumbuhan sebesar 5,58 persen. Sedangkan untuk Indeks Pembangunan manusia (IPM), dimana besaran IPM Kabupaten Lombok Tengah tahun 2012 mencapai 62,74 meningkat menjadi 65,81 pada tahun 2016. Selama kurun waktu lima tahun terakhir, IPM Kabupaten Lombok Tengah meningkat 2,65 point atau 4,38 persen dengan rata-rata pertumbuhan 1,13 persen pertahunnya.

Kenerhasilan pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup penduduk mengalami peningkatan dalam periode tahun 2012-2-16. Hal ini tercermin dari angka harapan hidup penduduk Kabupaten Lombok Tengah, pada Tahun 2012 mencapai 64 tahun, menjadi 65,01 tahun pada tahun 2016. Dengan kata lain dalam kurun waktu 5 tahun ada peningkatan angka harapan hidup Kabupaten Lombok Tengah selalu lebih rendah dari angka Provinsi Nusa Tenggara Barat dan perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

Sedangkan untuk kemiskinan, persentase penduduk miskin pada tahun 2008 sebesar 22,32 persen, dan pada tahun 2016 terus mengalami penurunan hingga mencapai 15,80 persen. Penurunan tingkat kemiskinan ini merupakan peran serta semua pihak termasuk Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui berbagai program pengentasan kemiskinan.

Garis kemiskinan Kabupaten Lombok Tengah pada tahun 2013 adalah Rp 306.311 sedangkan pada tahun 2014 meningkat menjadi Rp 310.518. Garis kemiskina terus mengalami peningkatan, hingga tahun 2016 garis kemiskinan kabupaten Lombok Tengah telah mencapai Rp 357.337 perkapitasi per bulan.

Tantangan dan prospek pembangunan daerah tahun 2019 menurut Asisten II yaitu, dengan memperhatikan perkembangan internal dan dinamika ekonomi global yang terjadi pada beberapa tahun terakhir ini, perkembangan ekonomi Kabupaten Lombok Tengah akan dihadapkan pada berbagai tantangan yang perlu segera direspon secara komprehensif melalui aksi nyata, yang mencakup :

Peningkatan daya saing pariwisata sebagai salah satu sector unggulan diharapkan mampu memberikan dampak multiplier effect baik dalam penyerapan tenaga kerja, penyerapan berbagai produk mentah dan produk olahan daerah dalam rangka peningkatan pendapatan masyarakat.

Akselerasi percepatan penurunan tingkat kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah yang masih tergolong tinggi melalui integrasi program serta peningkatan akses masyarakat miskin terhadap program-program pengentasan kemiskinan yang dilaksanakan secara terpadu oleh seluruh perangkat daerah.

Beroperasinya KEK Mandalika menjadi peluang pemerintah daerah untuk mendorong investasi dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah yang harus di dukung oleh proses perijinan yang mudah dan cepat, tersedianya insentif investasi.

Masih rendahnya nilai tambah produk-produk pertanian masih menjadi tantangan pemerintah daerah untuk menciptakan berbagai produk olahan yang mampu bersaing di pasar sehingga diperlukan penguatan kembali terhadap pelaku usaha local baik usaha kecil maupun menengah dalam penguasaan teknologi produksi, akses modal yang memadai (bankable) serta mendorong integrasi UKM dalam satu mata rantai pertambahan nilai dengan industri terkait yang lebih besar (channelling).

Angka pengangguran yang masih tinggi disebabkan tinggi pertumbuhan angkatan kerja yang tidak sebanding dengan kesempatan kerja yang ada. Sehingga melalui investasi, pengembangan sector pariwisata serta penguatan kapasitas produksi UMKM diharapkan mampu mengurangi tingkat pengangguran yang terjadi. Dosamping itu, peningkatan kualitas angkatan kerja harus terus diupayakan melalui berbagai kegiatan pelatihan-pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Mendorong peningkatan kinerja aparatur pemerintah daerah agar mampu memberikan pelayanan public yang optimal kepada masyarakat.

KEK Mandalika yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional ini nantinya diharapkan dapat berdampak langsung kepada masyarakat sekitar dan memajukan perekonomian daerah. “ada yang bisa berjualan cindera mata, bukan restoran, bukan homestay, dan kita hitung nanti bisa ada rekrutmen karyawan kurang lebih 58 ribu. Investasi yang sekarang berjalan ada 8 investor hotel senilai Rp 13 triliun dan kita harapkan nanti bisa berlipat tiga kali sehingga kawasan ini akan berkembang dan masyarakat akan mendapatkan manfaatnya, “kata Asisten menyadur pernyataan Presiden Jokowi.

Sementara itu, Camat Praya Barat daya, Kamarudin, SH dalam sambutannya menyatakan Musrenbang kecamatan kali ini meruakan tindak lanjut dari proses perencanaan yang telah dilaksanakan mulai dari pra musrenbang dan pelaksanaan dimasing-masing desa se Kecamatan Praya Barat Daya. “kami harapkan dengan pelaksanaan Musrenbang kecamatan ini dan dengan kehadiran masing-masing SKPD dapat memberikan kami masukan dan arahan untuk terjadinya sinkronisasi perencanaan yang tentunya diharapkan menjadi dokumen yang berkualitas, sehingga nantinya di Musrenbang kabupaten dapat menjadi valid, harapnya.

Asisten II Sekda Buka Kikc Off dan Ngobrol Kreatif Festival Pesona Bau Nyale 2018

Puluhan orang berasal dari berbagai lembaga dan komunikasi ikut Kikc Off dan Ngobrol Kreatif Festival Pesona Bau Nyale 2018, selasa (20/2)2018 yang digelar di Pantai Kuta Lombok. Kegiatan itu menandai dimulainya berbagai macam kegiatan pada Festival Pesona Bua Nyale 2018.

Asisten II Sekda Lombok Tengah, Ir. Nasrun dalam pidatonya pada pembukaan tersebut menyampaikan terimakasihnya terhadap semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Begitu juga dengan pihak lain yang telah melakukan kegiatan yang mirip untuk menggemakan Bau Nyale keseluruh nusantara bahkan dunia.’’Apalagi pada obrolan kreatif nanti akan hadir orang-oarang  kreatif dari macam jenis,’’katanya.

Ada budayawan yang meneliti tentang bagaimana asal muasal, penyebutan Lombok dan NTB disebut sebagai Pulau seribu Masjid. Kemudian ada pemuda yang mencoba memproteks berbagai karya anak Lombok agar bermanfaat buat para pencinta karya itu sendiri serta bagaimana orang desa mencoba bangkit dan memperkenalkan kuliner desanya hingga terkenal ke Internasional.’’Semuanya nanti akan dibahas  pada acara Ngobrol Kretif ini’’ungkapnya.

Atas apa yang dilihat saat ini, dengan berbagai macam kemajuan dan perkembangan yang saat ini sedang terus berlangsung di Lombok Tengah menjadikan daerah ini sebagai daerah pariwisata sebagai prioritas pembangunanya.’’ Dan bahkan telah menetapkan Kabupaten Lombok Tengah sebagai pariwisata,’’tandasnya.

Hal tersebut, sejalan dengan pemerintah provinsi bahkan pemerintah RI yang juga sangat giat mengembangkan dunia pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan sehingga bisa terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.