Nyale Fashion Carnaval Sukses

Karnaval Budaya dalam rangka Core Event Bau Nyale di Kota Praya berjalan lancar. Dilepas dari Lapangan Bundar Praya, Ribuan orang kontingen dari seluruh kecamatan di Kabupaten Lombok Tengah memadati jalan protokol depan Kantor Bupati.

Tampak hadir Wakil Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri bersama anggota forkopimda dipanggung kehormatan. Terlihat juga artis sekaligus penyanyi legendaris Deni Malik di panggung kehormatan.

Selain utusan dari masing masing Kecamatan, siswa sekolah juga ikut memeriahkan fashion carnaval bau Nyale tersebut.

Masing masing kontingen menampilkan busana budaya yang sangat kental dengan pemaknaan putri Mandalika yang diyakini sebagai reinkarnasinya Nyale atau cacing laut tersebut.

Busana itu semakin memberi corak keberagaman budaya yang ada di Lombok Tengah.

Rute yang pendek star dari Lapangan Bundar dan berakhir di Lapangan Muhajirin ditambah lagi dengan lebih awal mulai jalan membuat acara tidak sampai larut malam.

Wakil Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri mengatakan dirinya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai upayakan untuk menghibur masyarakat sekaligus memberikan pendidikan budaya dan adat istiadat serta memahami makna filosofis dari Bau Nyale. Amril

Loteng Dukung Penuh Program Zero Waste

Program Zero Waste atau bebas sampah sudah menjadi program Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk terus digulirkan, agar NTB menjadi daerah yang bebas sampah, apalagi NTB terkenal dengan keindahan alamnya yang harus dijaga dari banyaknya sampah-sampah yang akan mengotori daerah-daerah wisata NTB.

Terkait dengan program tersebut. Kabupaten Lombok Tengah tetap berkomitmen mendukung progran zeri waste tersebut. “Saya pernah bertemu dengan Wakil Gubernur terkait dengan hal itu, dan kami berkometmen untuk mendukung program zero waste yang dilakukan oleh pihak Provinsi NTB, “tegas Wakil Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, SIP diruang kerjanya rabu kemarin.

Tidak hanya itu lanjut Wakil Bupati termasuk untuk penanganannya dalam rangka melaksanakan program tersebut akan pihaknya laksanakan. Bahkan SKPD terkait dengan hal itu seperti Lingkungan Hidup akan diberikan dukungan dalam rangka melaksanakan program zero waste tersebut. “Kami mendukung program itu, termasuk SPKD terkait akan kami suport untuk melaksanakan dan menjalankan program bebas sampah itu, terangnya lagi. (MP).

Gubernur NTB Resmikan Desa Wisata Bahari Bilelando di Lombok Tengah

Keberhasilan pariwisata sangat ditentukan oleh lingkungan yang bersih dan sehat, selain didukung Sumber Daya Manusia yang maju. “Yang terpenting selain keindahan alam dan kebersihan lingkungan, Sumber Daya Manusia adalah hal yang utama untuk kemajuan pariwisata, “ujar Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkiflimansyah, saat meresmikan Desa Wisata Bahari Bilelando dan Bilelando Communitty Base Tourisme Dusun Kelongkong Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah, Minggu (17/2).

Gubernur yang saat itu didampingi Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkiflimansyah menegaskan bahwa, dengan diresmikannya Desa Wisata Bahari Dusun Kelongkong ini, kedepan diharapkan Desa Bilelando akan menjadi desa yang maju, sejahtera, bersih dan indah. “Pemerintah Provinsi akan siap dan selalu mendukung segala kebutuhan demi kemajuan desa wisata ini dan yang paling penting, harus tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan menyiapkan toliet-toilet umum bagi para wisatawan walau sederhana dan tidak perlu mewah, “harap Gubernur.

Sedangkan terkait Sumber Daya Manusia untuk kemajuan desa wisata ini kedepan, dalam dalam kesempatan itu Gubernur meminta kepada Kementerian Pariwisata agar memberikan jatah bagi pemuda-pemuda di Desa Bilelando inj, untuk mendapatkan beasiswa program belajar keterampilan bahasa inggris dan memperdalam keilmuan dibidang wisata bahari.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang SDM, Iptek dan Budaya Kementerian Koordinator Kemaritiman Republik Indonesia Dr. Andreas Patria, S.Pi., M.Si mengagumi dan memberi pernghargaan yang setinggi-tingginya kepada masyarakat Bilelando yang memiliki semangat kuat untuk maju. “Alhamdulillah semangat masyarakat dan pemerintah yang mendukung adalah modal utama untuk kemajuan pembangunan. Katanya.

Ia berharap demi kemajuan desa wisata ini dibutuhkan sinergi semua pihak agar apa yang dicita-citakan bisa berjalan dengan baik. Untuk itunia menghimbau pemerintah daerah khususnya Kabupaten Lombok Tengah, untuk menjamin kesinambungan pariwisata daerah disyaratkan menyelesaikan tata ruang terlebih dahulu agar penataan objek wisata di daerah ini menjadi lebih baik. “Kedepan kami mengharapkan kegiatan internasional tidak hanya dilaksanakan di Bali dan daerah lainnya namun juga akan diprogramkan  di objek-objek pariwisata di NTB”, ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lombok Tengah H.Moh Suhaili FT menambahkan dengan di launchingnya desa wisata ini, akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Lombok Tengah pada umumnya dan khususnya bagi masyarakat Desa Bilelando. “Paling tidak ini sebagai ikhtiar masyarakat kami dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan  desa. Inilah salah satu ikhtiar masyarakat kami, untuk mau merubah diri dari suatu hal yang kurang baik menjadi lebih baik, “ujar Suhaili.

Lebih dari itu, Suhaili berharap semoga ini akan menjadi semangat bagi keluarga besar Bilelando, untuk terus membenahi  lingkungan dan pribadi masyarakat yang lebih baik kedepan. “Saya yakin bila perhatian pemerintah terus menerus seperti ini, insya Allah masyarakat akan mendukung lebih semangat lagi, “pungkasnya.

Kepala Desa Bilelando Ramayadi, A.Ma saat itu juga berkesempatan menjelaskan kondisi pantai Kelongkong, yang hingga saat ini masih sangat alami. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan terumbu karang yang masih sangat bagus.

Ia menambahkan, untuk lebih memperkenalkan pantai Kelongkong kedepan, akan ada tempat menarik bagi pariwisata lokal maupun manca negara seperti wisata memancing, menyelam, kuliner, hingga pada pagelaran kesenian daerah seperti, gandeng belek dan sebagainya, “Semoga untuk kemajuan wisata bahari Pantai Kelongkong, setidaknya dalam waktu dekat ada bimbingan dan pelatihan bagi masyarakat di wilayah Desa Kelongkong, “harap Ramayadi kepada Pemprov dan Pemerintah Lombok Tengah. (MP)

Wabup Buka MTQ Kecamatan Praya Timur

Sebanyak 106 orang Qori dan Qoriah Se-Kecamatan Praya Timur mengikuti Musabbaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke XXVIII tingkat Kecamatan di Desa Lantah Kecamatan Praya Timur.

Peserta MTQ Kecamatan Pratim yang dipusatkan di Desa Landah

Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri Wildan, S.IP membuka secara langsung kegiatan tersebut, Hadir juga pada pembukaan MTQ, Sekda Lombok Tengah, HM. Nursiah, S.Sos, M.Si, Plt Camat Praya Timur, Murdi, AP, SE, Danramil Pratim, Kapolsek Pratim, Kepala desa Landan serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat desa Landah.

Ketua panitia MTQ Ke XXVIII Kecamatan Praya Timur, Bapak M. Nursaid, SH selaku Kepala Kantor urusan agama Pratim menyampaikan, Dari 10 desa yang ada di Praya Timur, Hanya desa kidang yang samapai malam pembukaan ini belum ada mengirim pesertanya sedangkan yang lainnya sudah berada di lokasi acara.

Adapun peserta MTQ Ke XXVIII Tingkat Kecamatan Praya Timur berasal dari, Desa Mujur mengirimkan 18 orang, Desa Ganti mengirimkan 10 orang, Desa Sukeraje mengirimkan 36 orang, Desa Marong 1 orang, Desa Bile Lando 6 orang, Desa Semoyang 12 orang, Desa Sengkerang 5 orang, Desa Beleke 3 orang, dEsa Landah sebagai tuan rumah mengirimkan 15 orang serta Desa Kidang belum ada mengirimkan pesertanya.

Untuk kegiatan pelaksanaan berlokasi di 4 tempat yaitu arena utam di halaman Kantor Desa Landah, 2 Masjid, 1 Madrasah dan 1 Musholla yang ada di Desa Landah.
Ketua panitia berharap dengan keterbatasan yang dimiliki dalam kegiatan MTQ tersebut mudah-mudahan bisa di selesaikan dengan jadwal yang sudah ditetapkan, Harapnya.amril

SKPD MENINGKATKAN KETERBUKAAN INFORMASI TERKAIT EVALUASI KOMISI INFORMASI PROVINSI

Dari hasil monitoring dan evaluasi Komisi Informasi Publik (KIP), Lombok Tengah masih dinyatakan kurang informatif. Pasalnya masih banyak badan publik yag belum terbuka dalam informasi pelayanan public.

Hal ini membuat, wakil bupati Loteng, HL Pathul Bahri, memanggil semua SKPD hadir dalam rapat pembahasan terkait pelayanan informasi public.

Dalam rapat itu, Pathul Bahri menekankan kepada semua SKPD untuk segera mengangkat satu tenaga honorer dibidang IT. Karena, mereka akan banyak membantu dalam mengakses data demi kelancaran pelayanan publik. Sehingga kedepan Loteng bisa menjadi kabupaten yang informative dalam penyajian pelayanan publik. “Yang jelas masing-masing SKPD harus memiliki satu tenaga ahli dibidang IT,” tegasnya.

Sebenarnya beber Pathul, semua SKPD telah memiliki data lengkap, mulai dari perencanaan hingga laporan keuangan. Hanya saja, kelemahan dan kekurangan kita semua SKPD belum menglinkkan semua programnya ke kominfo melalui melalui website lomboktengahkab.go.id. “Atas dasar inilah kita mendapat penilaian kurang informatif dari KIP NTB,” terangnya.

Sementara, Kadis Kominfo Loteng, M Zarkasi mengakui, semua SKPD belum menglink bentuk program kegiatannya di website lomboktengahkab.go.id melalui jaringan kominfo. “Tahun ini kita akan bangun koordinasi dengan semua dinas, sehingga sehingga semua bentuk program kegiatan website lomboktengahkab.go.id,” terangnya.

Sehingga, semua informasi pelayanan publik bisa tersaji dalam satu website. Selain itu, kita pun tidak berada dalam kategori kurang informatif, melainkan kita harus menjadi kabupaten yang informative dalam penyajian informasi ke public. “Pokoknya tahun ini semua SKDP telah terisi dalam website lomboktengahkab.go.id,” pungkasnya. dk

ASN Diminta Jaga Netralitas

Menjelang pemilihan umum (Pemilu) 2019 yang akan dilaksanakan beberapa hari lagi. Aparatur Sipil Negara ASN) diminta menjaga netralitas dan kondosifitas daerah. “Sesuai dengan ketentuan UU, ASN harus netral. Mereka punya hak pilih sebagai warga negara, tapi tidak boleh menggunakan jabatannya mempengaruhi pemilih lainnya,” ungkap Sekda Lombok Tengah HM.Nursiah, kemarin.

Himbauan sekaligus perintah ini pun kata Nusrsiah, tertuang dapat rapat koordinasi Forkopinda di Pendopo Bupati Lombok Tengah, Rabu (6/2). Dimana ketika itu wakil Bupati Loteng, HL Pathul Bahri mengatakan, agar ASN tidak ikut politik praktis. Bila yang melanggar maka proses hukum telah menunggu mereka. “kalau ada yang ditemukan, silahkan proses hukum,”tegasnya.

Kemudian, terhadap pemilu 2019, pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berkomitmen siap mendukung dan mensukseskan semua proses tahapan pemilu. Utnuk itu pihaknya siap menjalin koordinasi dangan KPU dan Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah, dalam rangka mewujudkan pemilu yang aman, damai dan sukses. “Kita berharap pemilu 2019 berjalan lancar dan aman,”terangnya.

Oleh karena itu, ia mengingatkan kepada seluruh masyarakat Lombok Tengah, untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Bumi Tatas Tuhu Trasna selama masa Pemilu. Apabila ada isu provokasi untuk memecah belah, ia harapkan masyarakat tidak terpancing. “Jadi hati-hati dengan informasi dan hoax, yang sangat mudah tersebar di media sosial. Intinya mari bersama-sama jaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban selama pemilu, “pungkasnya. (MP)

Bupati Rakor Pemilu dengan Forkopinda dan KPU

Bupati Lombok tengah yang diwakili Wakil Bupati Lombok Tengah H.Lalu Pathul Bahri, SIP melakukan rapat koordinasi dengan anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Kabupaten Lombok Tengah dan Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Pendopo Bupati Lombok Tengah (6/2).

Hadir AKBP Budi Santoso Kapolres Lombok Tengah, Letkol Czi Prastiwanto Dandim 1620 Lombok Tengah, Febi Rudi Kasi Intel mewakili Kajari Lombok Tengah, H.Fuaddi Ketua DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Lanang Brata PT ITDC, HM. Nursiah (Sekda Kabupaten Lombok Tengah).

Para Asisten I, II, dan III setda Kabupaten Lombok Tengah Fuad Fakhrudin Ketua KPU Lombok Tengah, Abdul Hanan Ketua Panwaslu Lombok Tengah dan para Kepala Dinas lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

Wakil Bupati Lombok Tengah H.Lalu Pathul Bahri, SIP mengatakan, bahwa rakor Forkpinda saat ini dilakukan untuk membahas berbagai hal menonjol yang ada diwilayah Lombok Tengah, intinya terkait sosial kemasyarakatan dan Pemerintahan. (MP)

Wakil Bupati Lombok Tengah Pimpin Rapat Layanan Informasi Publik

Keterbukaan informasi publik merupakan sarana dalam mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara dan badan publik lainnya dan segala sesuatu yang berakibat pada kepentingan publik. Pengelolaan informasi publik merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan masyarakat informasi. Keterbukaan informasi publik merupakan tanggung jawab dari semua pengelola badan publik kepada masyarakat, baik itu badan legeslatif, eksekutif, yudikayif maupun organisasi non pemerintah yang bergerak dibidang publik. Demikian dikatakan Wakil Bupati Lombok Tengah H.Lalu Pathul Bahri, SIP saat memimpin rapat layanan informasi publik di Ruang Tastura I Kantor Bupati Lombok Tengah yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah serta semua Kepala OPD Kabupaten Lombok Tengah.

Dikatakan pula bahwa tuntutan akan kebutuhan informasi masyarakat yang terus berkembang membutuhkan sebuah inovasi yang relefan, berdaya guna dan berhasil guna dalam mendorong percepatan peningkatan masyarakat dalam mengakses informasi dan menjadi sangat penting untuk dilaksanakan dalam era globalisasi ini. Karena sudah tidak ada lagi ruang dan sekat yang membatasi akses masyarakat untuk memperoleh informasi yang seluas-luasnya. Oleh karena itu badan publik sudah saatnya membuka diri untuk dapat mempublikasikan informasi terkait dengan perumusan kebijakan, program dan kegiatan yang akan, sedang dan telah dilaksanakan, demikian  juga dengan informasi yang disampaikan masyarakat menjadi masukan bagi badan publik dalam proses perumusan kebijakan berpihak kepada masyarakat, sehingga tercipta komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Sesuai ketentuan pasal 37 peraturan komisi informasi nomor 1 tahun 2010 tentang standar layanan informasi publik, komisi informasi provinsi ntb melakukan evaluasi keterbukaan informasi publik pada setiap badan publik di wilayah provinsi nusa tenggara barat, evaluasi dilakukan setahun sekali.

          Setelah melakukan proses evaluasi, komisi informasi ntb mengumumkan kepada publik hasil evaluasi berupa indek keterbukaan informasi publik (ikip) dan kualifikasi keterbukaan informasi publik. Kabupaten lombok tengah sejauh ini mendapat penilaian yang kurang memuaskan karena skor/indeks hanya 43,15 dengan kualiifikasi kurang informatif.

Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa bagi OPD yang tidak memiliki tenaga ahli dibidang IT agar mengangkat tenaga IT sehingga ada menekuni terkait dengan Informasi yang disampaikan melalui IT atau Website agar setiap informasi yang sifatnya dapat diketahui publik dapat dielingkan dengan Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Lombok Tengah dan juga bisa menjawab kekurangan-kekurangan terhadap penilaian dari Komisi Informasi NTB.