Perda Tower Diharapkan Maksimal Diterapkan Tahun 2018

Lombok Tengah – Peraturan Daerah (Perda) menangani Tower di Kabupaten Lombok Tengah sudah tuntas dibahas, dan saat ini sedang dilakukan evaluasi di Pemerintah Provinsi NTB. “Perdanya sudah selesai, saat ini sedang dilakukan evaluasi di Provinsi,”demikian disampaikan Kabag Hukum Setda Kabupaten Lombok Tengah H. Mutawali, SH.

Ia menambahkan, terkait dengan kontribusi yang akan dikeluarkan oleh masing-masing provaider pertahunnya berkisar antara Rp, 3 sampai 4 juta pertahunnya. “Ini berbeda dengan aturan sebelumnya,”kata H. Muatawalli.

Terkait dengan efektifnya diberlakukannnya Perda tersebut lanjutnya, sudah bisa maksimal dilaksanakan pada tahun 2018 yang akan datang. “Efektifnya berlaku Perda tersebut pada tahun 2018,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pada tahun 2017 ini merupakan revisi perda sebelumnya, namun bisa saja Perda ini dilaksanakan pada tahun 2017 ini tergantung dari bagaimana komunikasi yang dilakukan oleh pihak SKPD yang menangani personalan tower ini. “Bisa saja diterapkan tahun ini, itu tergantung dair SKPD bersangkutan bagaimana dia melakukan komunikasi dengan provaider yang ada,”kata H Mutawalli.

Yang jelas menurut H. Mutawalli, terhadap perubahan Perda ini, tidak jauh berbeda disbanding dengan daerah-daerah lain sebagai bahan kajian dan perbandingan dalam hal penerapan Perda tower ini.

“Isinya tidak jauh berbeda dengan daerah lain, dan ini merupakan hasil study yang dilakukan di beberapa daerah yang ada,”demikian  H. Mutawalli.

Persiapan MTQ Kota Bima, Wabup : Tak Juara Umum, Ya Juara I Tak Mengapa

Lombok Tengah – Wakil Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri membuka secara resmi Training Center peserta MTQ di Selong Belanak Bungalow kemarin malam. Hadir Sekda Lombok Tengah, sejumlah Kepala SKPD dan beberapa orang Camat.

Ketua Panitia TC mengatakan TC kali ini adalah TC tahap dua sehingga diharapkan dapat memberikan nuansa yang signifikan dari semua aspek untuk mendukung kemampuan peserta dalam berkompetesi nanti pada MTQ XXVII di Kabupaten Bima.

Menurutnya, maksud dan tujuan dari pelaksanaan TC itu adalah untuk mengasah potensi minat, bakat dan mental peserta yang akan mewakili Lombok Tengah dalam event MTQ nanti. Selain itu untuk meningkatkan kemampuan dan semangat kompetesi bagi seluruh sehingga mempunyai mental juara dan pantang menyerah.

Sedangkan tujuannya adalah terwujudnya peserta yang berkualitas untuk berkompetesi ditingkat provinsi. Disamping juga terwujudnya pembinaan dan persiapan yang matang terhadap peserta untuk menghadapi loma serta tertanamnya semangat sportifitas yang tinggi pada saat MTQ dilaksanakan, “jumlah peserta kita sebanyak 56 orang pendamping canet sedangkan pelatih sebanyak 20 orang ungkapnya.

Lombok Tengah sendiri mengikutsertakan 56 peserta dari 7 cabang lomba dinataranya Cabang Tilawah, Tahfiz Al-Qur;an, Tafsir Al-Qur’an, Cabang Khottil Qur’an, dan yang terakhir M2IQ. TC sendiri akan dilaksanakan selama 6 hari.

Sementara itu Wakil Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengatakan, kegiatan TC ini diharapkan akan dapat menempa mental dan kualitas dari peserta itu sendiri. Wabup menambahkan TC ini sengaja dilakukan di Selong Belanak jauh dari keramaian agar peserta dapat lebih berkonsentrasi dan mudah memahami apa yang diajarkan oleh para pelatih dengan demikian dirinya oftimis Lombok Tengah akan mampu menjadi juara di MTQ nanti. Kita tidak muluk-muluk kalu tidak juaara umum, ya juara satu,”katanya yang disambut ketawa peserta.

Yang terpenting dari kegiatan ini adalah bagaimana anak-anak Lombok Tengah ini dapat menjadi  para pecinta AlQur’an sehingga dengan menjadi pencinta Al-Qur’an maka anak-anak tersebut akan menjadi generasi yang mampu menyuburkan Lombok Tengah ini dsri bacaan Al-Qur’an.

Dukcapil Kewalahan Lawan Calo

Lombok Tengah – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lombok Tengah (Loteng), mulai kesulitan melawan para calo. Penyebabnya, karena masyarakat memanfaatkan jasa mereka. Padahal, pelayanan dokumen kependudukannya relative mudah dan gratis.

“Saya melihat, masyarakat kita maunya yang instan-instan saja. Tidak mau berusaha sendiri, “sindir Kepala Dukcapil Lombok Tengah HM Darwis. Potret semacam itu, diakui Darwis terjadi setiap hari di kantornya. Para calo bertebaran dimana-mana. Di satu sisi, Dukcapil mengaku telah berusaha meminimalisir. Di sisi lain, masyarakat memberikan peluang sehingga, kalau ada yang merasa membayar, itu karena menggunakan calo. “jangan salahkan kami,”tegasnya.

Prinsipnya, tekan Darwis seluruh pengurusan dokumen kependudukan di kantornya gratis alias tidak dipungut biaya. Mulai dari e-KTP, kartu Keluarga (KK), AKta Kelahiran hingga Akte Kamtian. Prosesnya pun hanya beberapa jam saja, tidak sampai berhari-hari, berminggu-minggu apalagi berbulan-bulan. Kecuali, lanjutnya menyangkut e-KTP. Karena, sewaktu-waktu blankonya kosong. Sehingga, harus menunggu. Namun, Dukcapil menerbitkan surat keterangan pengantar e-KTP.

“Kalau masyarakat menggunakan jasa calo, maka kami tidak bisa berbuat banyak,”sesal Darwis.. yang penting, pihaknya sudah menghimbau. Selebihnya, menjadi tanggung jawab masyarakat itu sendiri. Kalau syarat pengajuan dokumen kependudukan lengkap tambah Darwis maka tidak ada alasan Dukcapil, tidak mempercepat dan mempermudah prosesnya, tidak ada yang dipersulit dab berbelit-belit. “Solusi terbaik, masyarakat mengurus sendiri saja. Jangan titip kemana-mana,”seru Kabid Pendaftaran Penduduk Dukcapil Loteng Zainudin, terpisah.

DUKCAPIL BUKA PELAYANAN DI MANDALIKA EXPO 3S, KK DAN AKTA ‘’SEHARI JADI’’

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Lombok Tengah akan ikut ambil andil di kegiatan Mandalika Expo Sholah Sholeh Sholoh (3S) di eks PTP Puyung.

Rencananya Disdukcapil akan ambil satu stand untuk membuka pelayanan, seperti perekaman e-KTP, pembukaan KK dan Akta.

Kepala Dinas Dukcapil Loteng, H. Darwis mengatakan, dalam rangka kegiatan Mandalika Expo 3S, pihanyaa akan mengambil satu stand untuk membuka pelayanan, seperti perekaman e-KTP, pembukaan KK dan Akta. ‘’Kalau pembukaan KK dan Akta dipastikan sehari jadi.’’ Ungkapnya.

Asalkan terang Darwis, semua persyaratan lengkap. Bahkan, persyaratan pun tidak dipersulit. Seperti kepengurusan KK, masyarakat hanya membawa foto copy KK lama. Kalau tidak ada, masyarakat hanya meminta surat pengatar dari Lurah dan Desa. Kemudian, kalau kepengurusan Akta, masyarakat hanya minta surat pengatar dari Lurah dan Desa. Kemudian, kalau kepengurusan Akta, masyarakat hanya membawa foto copy  KTP, KK dan surat nikah kedua orang tuanya. ‘’Pokoknya kami tidak ada yang dipersulit. Dan gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun,’’ ujarnya.

Namun apabila ada masyarakat yang menggunakan jasa perwakilan, pihaknya tidak akan meneriman dan mengurus berkasnya. Oleh karena itu, pihanya sarankan agar masyarakat bersangkutan yang langsung mengurus dokumen kependudukannya. ‘’Kalau ada yang gunakan jasa, kami tidak akan mengurusnya,’’ucapnya.

Perlu diketahui, tujuan kegiatan tersebut untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat. Apabila banyak masyarakat yang masih enggan mau ke kantor. Untuk itulah, pihaknya memberikan kesempatan bagi masyarakat dalam mengurus dokumen  kependudukannya. ‘’Di Mandalika Expo hanya akan dilakukan empat hari, mulai tanggal 20-24 Oktober jelasnya.

Selain itu, tujuan dilakukan kegiatan tersebut untuk menekan penggunaan calo. Karena, tidak bisa dipungkiri, dalam kepengurusan dokumen kependudukan masih ada penggunaan calo. Dan itu tidak bisa kita bendung, karena masyarakat juga yang mengiginkan menggunakan calo tersebut, ‘’Terangnya.

Sehingga, pelayanan yang dilakukan melalui Mandalika Expo itu bertujuan untuk mempersempit masyarakat menggunakan calo. Bahkan, apabila masyarakat menggunakan calo, pihaknya tidak akan layani. ‘’Jadi kami himbau masyarakat silahkan datang berbondong-bondong ke Mandalika Expo membuat KK, Akta dan melakukan perekaman e-KTP pungkasnya.

Ini Tentatip Kunjungan Presiden Jokowi ke Loteng Hari ini

Lombok Tengah – Presiden dipastikan akan hadir kembali ke Lombok Tengah untuk kesekian kalinya. Kehadiran orang pertama di Indonesia itu dalam rangka kunjungan kerjanya di Lombok selama dua hari yakni tanggal 19-20 Oktober 2017.

Kepala Perizinan Kabupaten Lombok Tengah yang juga administrator KEK Mandalika Ir. Winarto yang mengikuti rapat persiapan kunjungan Presiden Jokwi ke Lombok Tengah di Istana Negara membeberkan tentatip kunjungan Presdien ke NTB. Menurutnya, ada beberapa agenda kunjungan kerja presiden di NTB diantaranya peresmian PLN, bertemu dengan alumni Al-Azhar, pembagian sertifikat prona gratris secara simbolis dan kunjungan ke Mandalika KEK. “Roundown acara tak bisa di publis karena masih menunggu hasil evaluasi paspampres,”jelasnya.

Kendari demikian Winarto tetap membeberkan tentatip kedatanagan Presiden. Presiden pada hari Kamis tiba di LIA menggunakan pesawat pribadi Air Bus Boing 737.300. presiden kemudian bertolak ke Mataram untuk bertemu dengan 450 orang alumni Al-Azhar kairo Mesir di Islamic Center. Keesokan harinya Jum’at 20 Oktober 2017, Presiden akan membagikan sertfikat prona gratis hingga jam 11.00 wita di Mataram. Selanjutnya jam 11.00 wita wita hingga 11.30 perjalanan menuju kawasan Mandalika Resort dan disambut dengan pengalungan kain songket saat memasuki Masjid Nurul Bilad. Jam 12.00 wita-13.00 wita. Presiden melaksanakan ibadah Jum’at di Masjid Nurul Bilad untuk Imam dan Khatib diserahkan kepada ITDC.

Selanjutnya jam 13.00-1330 wita Presiden makan siang di selasar Masjid Nurul Bilad. Seusai maka siang jam 13.45-14.00 wita Presiden meninjau Kantor Administrator KEK Mandalika. Ditempat ini Bupati akan memberikan sepatah dua patah kata dan selanjutnya Administrator akan memberikan penjelasan terkait dengan proses pembangunan KEK.

Jam 14.00 – 14.05 wita, Presiden akan bergerak menuju pinggir pantai. Dipinggir pantai Presiden akan disambut dengan tarian Sedah Pengabasana atau tarian selamat datang. Setelah itu Presiden akan meninjau pameran UKM. Selanjutnya proposal acara kunjungan kerja Presiden dimulai sekitar 14.10 hingga 14.15 yang dipandu oleh MC dari Provinsi NTB untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya jam 14.15 -14.20 pembacaan doa. Setelah itu masing-masing Menteri terkait akan diberikan waktu memberikan sambutannya selama 7 menit termasuk Mengko Ekonomi hingga jam 15.00 Wita.

Setelah itu dari jam 15.00 Wita hingga 15.15 wita sambutan Presiden RI Joko Widodo dan selanjutnya pemukulan Lesung tanda dimulainya pembangunan KEK jam 15.15-15.25 dilakukan penandatanganan prasasti pembangunan KEK Mandalikan dan peresmian Masjid Nurul Bilad, jam 15.20 wita kegiatan berakhir, namun sebelum bertolak kembali ke LIA. Presiden terlebih dahulu berinteraksi dengan  masyarakat, menyaksikan pameran photo inprastruktur dan melihat perahu hias dan pameran UMKM. Jam 16.00 wita Presiden kembali ke Jakarta.

ITDC KLAIM TAD ADA KENDALA , KEK MANDALIKA DAN MASJID ‘NURUL BILAD’ SIAP DIRESMIKAN

Indonesia Tourism Corpoation  (ITDC) atau PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) yang mengelola Kawasan Ekonomi  Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, NTB mengaku tidak mengalami kendala apapun dalam peresmian operasional KEK Mandalika dan Masjid Nurul Bilad. Karena, persiapan dalam oprasional KEK Mandalika maupun Masjid sudah mencapai rata-rata 100 %. Dan rencananya peresmian akan dilakukan Presiden RI, Joko Widodo, tanggal 19-20 Oktober ini.

Deputi Project Drektur KEK Mandalika H. Adi Sujono Prawoto menyatakan, persiapan peresmian sudah siap semuanya. Ini berkat dukungan dari Pemprov NTB dan Pemkab Loteng. ‘’Pokoknya dalam persesmian kita sudah siap dan tidak ada kendala,’’ kata Adi Sujono usai rapat persiapan peresmian KEK Mandalika di Pendopo Bupati Loteng, selasa, (17/10).

Karena, oprasional KEK Mandalika dan masjid yang akan diresmiakan akan diresmikan semuanya sudah siap. Seperti oprasional KEK Mandalika, di mana dari hasil uji coba yang telah dilakukan dalam kepengurusan izin kini tidak perlu menunggu waktu lama. Karena, delapan izin investasi yang ada dalam kawasan, hanya bisa diterbitkan dalam waktu kurang 3 jam. Dan tidak perlu ke sana ke mari mengurus izin , cukup di satu tempat. Termasuk untk mengurus persayaratan yang  berkaitan dengan kewenangat pusat, sekarang sudah dilimpahkan ke Administrator KEK Mandalika. ‘’Intinya dalam peresmian ini, bukan fisik yang diresmikan, melainkan operasional KEK Mandalika,’’terangnya.

Diakui, kalau memang masih dalam penataan. Seperti masih dilakukan pengerjaan hotel, bangun jalan, listrik, dan air. Sehingga, kalau kawasan masih dalam penataan dan pengerjaan. Jadi, yang diresmikan bukan fisik, melainkan operasional KEK Mandalika. ‘’Kalau fisik untuk infrastruktur diprediksi akan selesai tahun 2020,’’ujarnya.

Namun, pada intinya dari 10 Kawasan Ekonomi Khusus yang ada di Indonesia. Hanya KEK Mandalika yang telah dinyatakan siap dalam oprasionalnya.’’Ini semua tidak lepas dari dukungan Provinsi NTB, Pemkab Loteng dan Masyarakat NTB, khususnya masyarakat Loteng,’’ ungkapnya.

Kemudian, di kawasan seluas 1.175 hektar tersebut, sudah 18 investor yang masuk menanamkan investasinya, seperti investor yang akan bangun Hotel  Pullman, Hotel Clubmed, Hotel X2, Hotel Paramount, hingga Hotel Royal Tulip. Daris semua itu sudah ada investor yang sampai pada pada tahap MOU dan Land Utilization and Developmrnt Agreement (LUDA), disain bangunan, dan proses konsultasi yang berjalan secara bertahap. ‘’Yang mulai pembangunan tahun ini seperti Hotel Pullman. Dan ada juga yang akan mulai pembangunannya di awal 2018,’’ tandasnya.

Sementara, dalam rapat persiapan menyambut kedatangan Presiden RI, Joko widodo dengan SKPD, Forkopinda dan ITDC, Bupati Loteng, MH Suhaili FT mengatakan, kepastian kehadiran pak Presiden dalam peresmian oprasional KEK Mandalika bisa dikatakan 99 persen. Itu diperkuat dengan telah datangnya pasukan pengawal Presiden (Paspampres) ke Loteng untuk mengecek kesiapan kunjungan pak Presiden.

Oleh karena itu, pihaknya sarankan kepada semua pihak agar persiapannya benar-benar matang. Semua komponen harus bersinergi dan bergerak untuk mempersiapkan segala sesuatunya guna mensukseskan kegiatan Presiden RI di Loteng. ‘’Segala sesuatu harus dipersiapka, mulai dari pengamanan, jamuan hingga pelaksanaan kegiatan kunjungan pak Presiden,’’terangnya.

Ketua DPD I Partai Golkar NTB ini juga mengingatkan kepada Camat Pujut akan menjalin koordinasi dengan semuanya, baik dengan kades, kadus, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan masyarakat Pujut pada umumnya untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah Pujut. ‘’Kami berharap masyarakat di Pujut untuk bersama-sama menciptakan kondisi nyaman dan aman ketika kedatangan  pak Presiden nanti,’’tungkasnya.

Semetara, ketahui selain akan meresmikan operasional KEK Mandalika dan Msjid Nurul Bilad, Presiden juga akan meresmikan operasional KEK Mandalika dan Masjid Nurul Bilad, Presiden juga akan meresmikan PLN di Mataram dan bertemua alumni Al Azhar Kairo Mesir di Islamic Center, serta pem,bagian sertifikat prona gratis secara simbolis ke masyarakat di Mataram.

Wakil Bupati Lombok Tengah Buka Training Center Peserta MTQ Kab.Loteng Pada MTQ XXVII Tingkat Provinsi NTB

Lombok Tengah – Wakil Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, SIP membuka Training Center Peserta MTQ kabupaten Lombok Tengah pada MTQ XXVII Tingkat Provinsi NTB yang pemusatan pelaksanannya di Kabupaten Bima, hadir pula pada kesempatan tersebut Sekda Lombok Tengah, Kepala Kantor Kementerian Agama Lombok Tengah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Para Camat, Kepala Desa, Pemuka Agama, Pemuka Masyarakat serta peserta MTQ.

Wakil Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri dalam sambuatannya mengatakan mempersiapkan diri secara matang sehingga mendapat prestasi yang gemilang dan jadi pemenang pada MTQ Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat yang akan digelar di kabupaten Bima. “Membaca Al-Qur’an sebagaimana diwahyukan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW adalah ibadah yang mendapatkan pahala. Membaca Al-Qur’an dengan mengikuti kaedah-kaedah melafaskannya, apalagi dilantunkan dengan suara yang merdu, indah dan penuh irama, baik mujawwadnya maupun murratalnya apalagi dengan qiraatnya. Keindahan itu sungguh akan menyejukan hati bagi siapa yang mendengarkannya. Membaca Al-Qur’an dengan sekaligus memahami makna dari apa yang terkandung didalamnya akan memberikan pencerahan bathin dan sekaligus wawasan pemikiran tentang hakekat, makna dan tujuan kehidupan manusia di dunia ini.

“Maka dengan pelaksanaan TC ini selain sebagai persiapan dalam MTQ, tetapi nilai yang dipetik dalam pelatihan ini memberikan nilai manfaat yang besar dalam mengkaji dan memahami Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Ditambahkan pula Wakil Bupati mengatakan bahwa setengah cara mengagumkan Allah adalah dengan mencintai muhibbil qur’an dan sebaik-baik kita adalah masih baik orang-orang yang mempelajari, mengajarkan dan mengamalkan Al-Quran.

Sementara itu H. Syukri, SH kasubbag Agama Bagian Kesra Setda Kabupaten Lombok Tengah melaporkan bahwa, pelatihan terpusat ini diikuti oleh  56 orang peserta dengan rincian cabang sebagai berikut Cabang Tilawah, Cabang Tahfi Al-Qur’an, Cabang Khattil Qur’an, Cabang Famil Qur’an, Cabang Syarhil Qur’an, Cabang Tafsir Qur’an, Cabang M2IQ. Pelaksanaan Training Center (TC) dari tanggal 17 s/d 23 Oktober 2017.

Karnaval Mandalika Jadi Agenda Rutin

Lombok Tengah – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berencana menjadikan Karnaval Mandalika sebagai agenda rutin setiap tahun. Kebijakan tersebut, disesuaikan dengan program pengembangan pariwisata. Ini sebagai bagian dari upaya menjadikan Lombok Tengah sebagai kiblat pariwisata nusantara.

“Tinggal menunggu waktunya saja,”cetus Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dispudpar) Lombok Tengah H.Lalu Muhammad Putria, ia melihat, pendorong program pariwsata di Lombok Tengah, sebenarnya sudah Nampak, meliputi, aksebilitas, atraksi dan perbaikan kualitas sumber daya manusia. Tinggal, ditingkatkan lagi. Dispudpar pun berharap, seluruh dinas dan instansi lain, ikut  membantu mensukseskannya, baik moral, material maupun program kerja.

Lebih lanjut, pihaknya mengatakan, agar pariwisata Lombok Tengah dikenal luas lagi, maka agenda-agenda kegiatan tradisi social budaya, harus diperbanyak. Disbudpar pun, akan mengambil posisi promosi. Selebihnya, menjadi tagging jawab bersama. Karnaval ini sendiri diakui Putrie mampu menyedot kunjungan wisatawan. “Kedepan kita akan kemas lebih unik dan menarik,”ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT mengatakan, Karnaval Mandalika Solah Sholeh Soloh memang masih ada kekurangan. Namun, itu menjadi bahan evaluasi kedepannya. “Tahap awal, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pendukung karnaval,”ujarnya.

Karnaval cukup meriah. Parade mengambil rute dari Bencingah Alun-Alun Tastura memutar ke jalan Gajah Mada atau depan Kantor Bupati. Kemudian, jalan lurus menuju perempatan SPBU Praya, perempatan Kodim dan berakhir di depan Kampus IPDN. Panggung kehormatan disiapkan di depan Kantor Bupati, turut hadir Bupati Loteng HM. Suhaili FT, Wakil Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, SIP, Sekda Loteng HM Nursiah, tamu undangan dari 10 Kabupaten/Kota di NTB, pejabat Forkopinda dan pejabat SKPM lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

TURIS KORSEL RAMAI KE LOMBOK LIA SIAP BUKA PENERBANGAN LANGSUNG

General Manager Lombok Internasional Airport Gusti Ngurah Ardita memastikan pihaknya siap membuka penerbangan langsung dari Korea Selatan. ‘’Kita menangkap animo wisata Korea yang sudah melihat Lombok itu cukup tinggi,’’ katanya di Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara barat kemarin.

Ia menilai peluang Lombok menjadi destinasi unggulan di Indonesia terbuka lebar karena kedatangan pesawat sewa Korea Air yang melakukan lima kali pernerbangan dari 29 Juli hingga 10 Oktober 2017 dan membawa 1.000 orang wisatawan asal Korea Selatan mengunjungi Lombok. ‘’ini bagian tolak ukur kita langsung ke Lombok. Salah satunya, Korea Air yang menggunakan Airbus 320 itu bisa,’’ ucapannya.

Menurutnya, seiring dengan kesiapan penerbangan dari luar negeri, kapasitas terminal LIA akan diperluas sehingga kapasitas penumpang menjadi naik dua kali lipat dari penumpang 3,5 juta orang per tahun menjadi 7 juta orang pertahun.’’Kita alokasikan untuk penerbangan internasional dan ini sudah disetujui direksi,’’jelasnya.

Selain perluasan area terminal penumpang, pihaknya juga akan mmeperluas tempat parker (apron), landasan gelinding (taxi way), dan penambahan dua unit garbarata sehingga pesawat berbadan lebar bisa masuk.’’Kita sudah buktikan, pada saat haji saja kita siap menggunakan pesawat Boeing 747400 mendarat di bandara,’’ kata Ardita.