Pemkab Gelar Doa Bersama Menyambut 1 Muharam

3 Sepember 2019 administrator 651 kali dibaca

LOMBOK TENGAH, MP

Pemkab Lombok Tengah {Loteng} menyemarakkan tahun baru Islam 1 Muharam 1441 H dengan berbagai kegiatan, salah satunya dengan melaksanakan kegiatan Doa bersama di Masjid Agung Praya. Dimana moment tersebut, dijadikan juga sebagai ajang untuk merepleksi diri agar kedepan bisa lebih baik lagi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati (Wabup) Loteng, H Lalu Pathul Bahri, TGH Ahmad Tantowi, Sekda Loteng H. Nursiah, Asisten 1 H Lalu ldham Khalid. Ketua MUI Loteng Drs H Mingre Hamy, Para pimpinan SKPM Lombok Tengah, perwakilan ASN dan ratusan masyarakat umum lainnya.

Wakil bupati (Wabup) Lonrok Tengah H Lalu Pathul Bahri menegaskan, dalam memperingati 1 Muharram tersebut, antara Pemda Loteng dan MUI Loteng disepakati bahwa setiap 1 Muharram dilaksanakan perayaan bersama di Masjid Agung Praya. “Diharapkan semua elemen tetap bersinergi dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan seperti sekarang ini, dan ke depan Masjid Agung akan di desain ulang dengan anggaran sebesar 7 miliyar,” ungkapnya.

Pathul menegaskan, sesuai arahan dari Bupati (Suhaili,red) jika perayaan tahun baru islam harus didengungkan sebagai salah satu kegiatan untuk visi Loteng beriman. Untuk itu, masing masing OPD, sekolah dan lainnya diminta untuk, memasang spanduk ucapan ‘Selamat tahun baru hijriyah 1 muharam 1441 H Semoga kita semua dapat Hijrah menuju kehidupan dan amal yang lebih baik’. “Jadi kegiatan ini dilaksanakan disemua masjid untuk Zikir dan shalawat. Kita juga pusatkan di Masjid Agung dengan agenda yasinan, zikir, doa akhir tahun, shalat magrib, doa awal tahun, taushiyah dan shalat Isyha,” katanya.

Selain doa bersama, dilaksanakan juga pawai dari anak anak PAUD, TK atau RA, SD atau MI, SMP atau MTs di Bencingtah dengan menggunakan pakaian putih, dan hal itu menjadi tanggung jawab Disdik dan Kemenag. Selain itu, disiapkan juga kesenian islami, haflah dan ceramah. “Berbagai kegiatan ini ASN wajib berpartisipasi,” imbuhnya. TGH Ahmad Tantowi dalam tausiyahnya menjelaskan, dalam kalender Hijriyah, bulan Muharram sendiri merupakan salah satu dari empat bulan yang mulia. Bulan mulia lainnya adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Rajab. “Di bulan-bulan tersebut, manusia dilarang menzalimi diri sendiri dan melalukan perbuatan dosa. Waktu yang tepat untuk memetik berbagai keutamaan bulan Muharram,” terang TGH Ahmad Tantowi.

Disampaikan, keutamaan bulan Mdharram menurut sunnah telah ditegaskan sendiri oleh Allah SWT melalui firman‘nya yang tertuang dalam Al-Quran surat At -Taubah ayat 36. Sehingga, l Muharram harus bisa digunakan untuk saling mengintrosepeksi diri agar bisa lebih baik lagi kedepannya. “Rasulullah SAW menyebut bulan Muharram sebagai Syahrullah (bulan Allah,red). Karena itu, umat Islam-wajib tahu keutamaan bulan Muharram termasuk soal menjalani Puasa di bulan Muharram,” tung kasnva. Idk .

Bupati dan Wakil Bupati
Mandalika Berdzikir
Social-Network