Pansel Segera Umumkan Pembukaan Pendaftaran Dua Calon Kadis

Dalam waktu dekat pihak Panitia Seleksi (Pansel) Penjaring Kepala SKPD bagi dua dinas yang Kepala Dinas pension akan melakukan pengumuman pendaftaran. Demikian disampaikan Sekda Lombok Tengah, HM. Nursiah, S.Sos., M.Si, rabu (18/7) diruang kerjanya.

Sebagaimana lelang jabatan yang biasa dilakukan di Lombok Tengah, untuk mengisi Dinas Dukcapil dan Dinas Koperasi yang Kadisnya akan pension tersebut, para PNS yang berminat ikut seleksi sebagai Kadis pada kedua OPD tersebut harus melalui beberapa tahapan. “Misalnya administrasi, sisment, uji makalah dan uji kopetensi manajamen-nya, “katanya.

Penjaringan dua pejabat untuk dua OPD yang lowong paska pejabat lama pension itu lanjut Sekda, diharapkan selesai pada akhir Juli mendatang. Karena per tanggal 1 Agustus 2018 Kadis Dukcapil dan Koperasi tersebut sudah dinyatakan berhenti dan pension. “Target kita pada tanggal satu Agustus itu sudah ada pelantikan, tetapi itu rencana kita, “ungkapnya.

Adapun Tim Pansel yang sudah terbentuk terdiri dari Akademisi 2 orang, birokrasi provinsi 1 orang, dari unsur tokoh masyarakat 1 orang dan dari Pemkab Lombok Tengah 1 orang sekaligus menjadi Ketua Panselnya. “Kriteria apa yang menjadi landasan bagi Pansel tentu sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Soal apakah harus Sarjana Hukum di Dukcapil nanti kita lihat namun belum saya dengar seperti itu. Tetapi sebaiknya memang Sarjana Hukum,”jelas Sekda.

Yang pasti lanjut Sekda, pihaknya sebagai pejabat tinggi pratama punya penilaian tersendiri terhadap ASN yang ada dilingkup Pemkab Lombok Tengah. Termasuk siapa ASN yang tepat menduduki kedua jabatan Kepala OPD yang akan ditinggal Kadisnya pension tersebut. “Contohnya kalau Dukcapil tentu ASN yang mampu memahami bagaimana pelayanan prima,”jelasnya.

Calon yang akan jadi Kadis Dukcapil ini juga harus memahami betul bagaimana administrasi kependudukan dari tingkat desa. Walau soal perkembangan jumlah penduduk ada  di KB namun administrasinya ada di Dukcapil.”Selain itu ASN yang jadi Kadis Dukcapil ini adalah yang memahami pelayanan langsung social masyarakat. Karena dia akan berhadapan langsung dengan masyarakat selaku yang dilayani,”tandasnya.

Kalau di Dinas Koperasi lanjut Sekda, melekat pada usaha kecil menengah dan mikro yang juga bisa mengetahui potensi produk Lombok Tengah. Selain itu harus pahan tentang bagaimana pembinaan koperasi yang harus disesuaikan dengan kondisi Lombok Tengah saat ini. “Nanti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika akan akan banyak membutuhkan itu maka koperasi harus ada disana, karena semua akan bermuara terhadap bagaimana peningkatan pereonomian Lombok Tengah, “terangnya. (MP).