Pemerintak Kabupaten Lombok Tengah Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Lebaran 1439 H

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, mulai mematangkan empat agenda besar selama liburan lebaran. Puncaknya, mereka akan mengundang salah satu ustad kondang ibukota. Komunikasi waktu dan tempat, sedang dibahas.

“Insya Allah, “ kata Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah HM Nursiah kemarin (7/6) 2018 saat memimpin rapat koordinasi seluruh pejabat OPD lingkup Pemerintah kabupaten Lombok Tengah termasuk para Camat.

Kempat agenda yang dimaksud yaitu, pawai lampion, takbiran keliling, salat Idul Fitri dan lebaran ketupat. “Mohon kita bersama-sama mensukseskannya, “seru orang nomor satu dijajaran birokrasi Gumi Tatas Tuhu Trasna tersebut.

Untuk pawai lampion dan takbiran keliling terang Nursiah seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib memeriahkan. Termasuk, lembaga pendidikan dan diharapkan masyarakat pada umumnya. Karena Pemerintah Kabupaten, telah menyediakan hadiah uang tunai. Pendaftarannya pun gratis.

Sedangkan Shalat Idul Fitri, ungkapnya dipusatkan di Masjid Agung, Praya. Bukan di Alun-ALun Tastura, Praya. Lagi-lagi, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merasa tidak mudik, wajib mengikutinya secara terpusat. “Ini menjadi perintah Bupati, “terangnya.

Harapannya, lanjut Nursiah selesai Shalat Idul Fitri, para abdi Negara berbaur menjadi satu dengan masyarakat, guna bersalam-salaman, saling memaafkan satu sama lain. “Terakhir, untuk lebaran ketupat, merupakan puncak acara. Ini yang kita undang ustad yang dmaksud.

Tidak tertutup kemungkinan, tambahnya artis-artis religi daerah, atau bisa jadi ibukota. Jadi, mari datang dan meriahkan liburan lebaran di Lombok Tengah. “Yang bosan dengan pantai, kami punya air terjun, adat istiadat dan masih banyak lagi. Tinggal dipilih saja, “ sambung Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lombok Tengah HLM Putrie.

Pemerintah Kabupaten pun, tekan Putrie telah berkoordinasi dengan Polres, Kodim, Sat Pol PP hingga aparatur pemerintah desa, guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) diseluruh titik obyek wisata. “Dengan begitu, para wisatawan merasa nyaman dan aman,(Lombok Post)