Ratusan Warga Desa Bagu Kecamatan Pringgarata Hadiri Safari Ramadhan

Ratusan warga Desa Bagu Kecamatan Pringgarata, pada Senin (28/5) lalu penuhi Masjid Nurul Iman Dusun Medas Desa Bagu Kecamatan Pringgarata untuk hadiri acara Safari Silaturrahmi Ramadhan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Puluhan tokoh masyarakat juga antusias menyambut kedatangan Plt. Bupati Lombok Tengah. Lalu Pathul Bahri, SIP yang malam itu memilih hadir ke Desa Bagu.

Kepala desa Bagu, Agus Silaturrohman dalam kata-kata penerimaannya mengatakan rasa syukur atas kedatangan Plt Bupati yang disebutnya sebagai Umaro’ tersebut. Kedatangan Plt itu sebagai salah satu bentuk perhatian seorang pemimpin kepada masyarakatnya yang paling bawah hingga ke dusun-dusun. “Ini merupakan sebuah keistimewaan, karena biasanya kita yang datang ke kantor camat,” katanya.

Namun pada kesempatan itu, justeru Bupati yang malah mendatangi mereka dan bertatap muka langsung dengan tokoh masyarakat setempat. Hal itu merupkan nilai lebih desa bagu karena pada bulan Ramadhan tahun justetru Safari Silaturrahmi Ramadhan yang dilaksanakan di desa tersebut dihadiri oleh Bupati. “Untuk itu, kami berharap wejangan dan arahan dari Bupati sebagai langkah kami membangun desa ini kedepan, harapnya.

Sementara itu Plt. Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, SIP dalam pidato safarinya menyampaikan terima kasih banyak atas antusias masyarakat setempat yang telah menyempatkan hadir pada acara tersebut. Ia juga memperkenalkan seluruh OPD yang saat ini mengkoordinir kegiatan tersebut. “Pada setiap kegiatan mala mini serentak diseluruh desa di Kecamatan Pringgarata, diadakan santuna anakyatim dan piatu di masing-masing desa 100 orang.

Bila di Lombok Tengah terdapat 136 desa dan atau kelurahan, maka anak yatim dan piatu yang disantun selama kegiatan Safari Ramadhan itu adalah 100 orang dikalikan 136 desa dengan total dan yang yang diberikan yakni Rp. 50.000 dikalikan 100 orang dikalikan 136 desa yang ada. Maka bisa dibayangkan berapa total dana bantuan yang diberikan kepada anak yatim dan piatu tersebut.

Namun berkat adanya Baznas yang telah dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, maka persoalan sumber dana bantuan untuk anak yatim dan piatu tersebut bisa terealisasi. Karena itulah salah satu tujuan Pemerintah Daerah terus menjalankan berbagai program pemerintah, termasuk saat ini mengembangkan dunia pariwisata yang sejalan dengan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kuta Kecamatan Pujut. “Karena kalau PAD kita semakin tinggi, maka apa yang tidak bisa kita lakukan tandasnya.

Dengan banyaknya pembangunan hotel yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mandalika, maka secara otomatis akan mampu meningkatkan PAD bagi Kabupaten Lombok Tengah, seperti kawasan Nusa Dua Bali yang dikelola oleh Itdc dengan hanya luas 350 hektar mampu memberikan PAD bagi Kabupaten setempat dengan jumlah yang fantastis, apalagi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang luasnya mencapai 1500 hektar.

Saat ini lanjut Plt. Bupati dengan bertambahnya PAD dari tahun ketahun, membuat Lombok Tengah menjadi satu-satunya kabupaten yang berani memberikan insentif bagi seluruh marbot Masjid yang ada di Lombok Tengah yang totalnya brjumlah 1400 Marbot. Begitu juga pada guru honorer diberikan SK dengan konsekwensi harus ada yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, berikut Kader Posyandu yang ada diseluruh Lombok Tengah yang jumlahnya ribuan juga diberikan.” Apalagi nanti kalau KEK Mandalika benar-benar beroperasi, maka apa yang tidak bisa diberikan,”jelasnya.

Begitu juga dengan pembangunan pasar jelojok yang ada di Desa Barabali Kecamatan Kopang dengan anggaram Rp. 79 miliar, salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Lombok Tengah. Karena di jelojok? Plt. Bupati menjelaskan, sebanyak 250 ribu orang yang berasal dari Pulau Sumbawa, yakni masyarakat KSB, Sumbara Besar, Dompu dan Bima bepergian ke luar daerah melalui pelabuhan kayangan kemudian langsung menuju bandara.”Selama ini tida ada satupun diantara mereka yang berhenti membelanjakan uangnya di Lombok Tengah. Hanya lewat saja, terangnya.

Maka dengan pembangunan Pasar Modern Jelojok tersebut, merupakan salah satu strategi untuk menghjadang mereka berhenti sejenak untuk membelanjakan uangnya di Lombok Tengah. Caranya yakni dengan mendesain Pasar Jelojok tersebut dilengkapi dengan Rest Area yang nyaman sehingga membuat mereka tertarik untuk berhenti dan beristirahat dipasar tersebut. “Kalau mereka sudah diam disana, maka dipastikan mereka akan membelanjakan uangnya dan itu menambah jumah uang yang beredar di Lombok Tengah sehingga akan meningaktkan roda pereknomian di Lombok Tengah yang akan berdampak meningkatnya kesejahteraan masyarakat,”paparanya.