Plt. Bupati Lombok Tengah Launching Gerakan Percepatan Penurunan Angka Kemiskinan

Tidak bisa memungkiri fakta yang ada saat ini dimana angka kemiskinan dari tahun ketahun turunnya hanya beberapa digit saja. Pembangunan Bandara yang sejak beberapa tahun silam,  ternayata belum mampu memberikan dampak siginifikan terhadap turunnya angka kemiskinan tersebut. demikian disampaikan Plt. Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, SIP pada saat membuka dan sekaligus sebagai narasumber  pada kegiatan launching Gerakan Percepatan Penurunan Angka Kemiskinan, yang dihadiri oleh ratusan orang berasal dari berbagai lembaga dan OPD yang ada di Lombok Tengah, Senin (14/5) 2018 yang digelar di Aula IPDN Kampus NTB di Praya Lombok Tengah.

Ketua Panitia kegiatan Drs. Lalu Mujiharta, M.Si menyampaikan, kegiatan itu sebagai salah satu wahana untuk memberitahukan kepada seluruh pihak, bahwa di Lombok Tengah telah diluncurkan kegiatan percepatan penanggulangan kemiskinan. Dengan tujuan antara lain, mempercepat penurunan angka kemiskinan di Lombok Tengah. “Selanjutnya untuk meningkatkan koordinasi dan pengentasan kemiskinan dengan berbagai pihak dan mempertajam program pengentasan kemiskinan agar tepat sasaran,”terangnya.

Adapun pesertanya lanjut Ketua Pantia, terdiri dari sekitar 300 orang yang berasal dari unsur Bappeda, DPRD, BPS Lombok Tengah, Kementerian Agama, PLN, TKBKD, Tenaga Pendamping Desa, PKH, Kepala Desa dan Lurah serta seluruh unsur-unsur terkait lainnya. dan adapun yang bertindak selaku narasumber, Plt. Bupati, Sekda dan Kepala kantor BPS Kabupaten Lombok Tengah.

disampaikan pula oleh Plt. Bupati Lombok Tengah bahwa Angkanya  hanya berkisar turun antara nol koma sekian dan sangat sedikit, sehingga membuat dirinya dan banyak pihak juga heran. Fakta itu ungkap Plt. Bupati membuat pihaknya menjadi bahan perbincangan diprovinsi sehingga berbagai opini muncul kalau jajaran Pemkab Lombok Tengah belum mampu aktualisasi berbagai macam program penurunan kemiskinan selama ini. “Nah kegiatan ini merupakan salah satu jawaban atas opini yang kurang baik tersebut,”jelasnya.

Data-data yang disampaikan BPS lanjut Plt. Bupati terkadang hamper tidak bisa dipercaya karena kecilnya angka penurunan kemiskinan di Lombok Tengah tersebut. Untuk itu kegiatan tersebut tegas Plt. harus benar-benar diikuti dengan baik oleh seluruh peserta sehingga apa yang menjadi tujuan yang ingin diraih bisa tercapai, dan tentun dampaknya akan terus mengurangi angka kemiskinan di Lombok Tengah.