images (1)

Persiapan MTQ Kota Bima, Wabup : Tak Juara Umum, Ya Juara I Tak Mengapa

Lombok Tengah – Wakil Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri membuka secara resmi Training Center peserta MTQ di Selong Belanak Bungalow kemarin malam. Hadir Sekda Lombok Tengah, sejumlah Kepala SKPD dan beberapa orang Camat.

Ketua Panitia TC mengatakan TC kali ini adalah TC tahap dua sehingga diharapkan dapat memberikan nuansa yang signifikan dari semua aspek untuk mendukung kemampuan peserta dalam berkompetesi nanti pada MTQ XXVII di Kabupaten Bima.

Menurutnya, maksud dan tujuan dari pelaksanaan TC itu adalah untuk mengasah potensi minat, bakat dan mental peserta yang akan mewakili Lombok Tengah dalam event MTQ nanti. Selain itu untuk meningkatkan kemampuan dan semangat kompetesi bagi seluruh sehingga mempunyai mental juara dan pantang menyerah.

Sedangkan tujuannya adalah terwujudnya peserta yang berkualitas untuk berkompetesi ditingkat provinsi. Disamping juga terwujudnya pembinaan dan persiapan yang matang terhadap peserta untuk menghadapi loma serta tertanamnya semangat sportifitas yang tinggi pada saat MTQ dilaksanakan, “jumlah peserta kita sebanyak 56 orang pendamping canet sedangkan pelatih sebanyak 20 orang ungkapnya.

Lombok Tengah sendiri mengikutsertakan 56 peserta dari 7 cabang lomba dinataranya Cabang Tilawah, Tahfiz Al-Qur;an, Tafsir Al-Qur’an, Cabang Khottil Qur’an, dan yang terakhir M2IQ. TC sendiri akan dilaksanakan selama 6 hari.

Sementara itu Wakil Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengatakan, kegiatan TC ini diharapkan akan dapat menempa mental dan kualitas dari peserta itu sendiri. Wabup menambahkan TC ini sengaja dilakukan di Selong Belanak jauh dari keramaian agar peserta dapat lebih berkonsentrasi dan mudah memahami apa yang diajarkan oleh para pelatih dengan demikian dirinya oftimis Lombok Tengah akan mampu menjadi juara di MTQ nanti. Kita tidak muluk-muluk kalu tidak juaara umum, ya juara satu,”katanya yang disambut ketawa peserta.

Yang terpenting dari kegiatan ini adalah bagaimana anak-anak Lombok Tengah ini dapat menjadi  para pecinta AlQur’an sehingga dengan menjadi pencinta Al-Qur’an maka anak-anak tersebut akan menjadi generasi yang mampu menyuburkan Lombok Tengah ini dsri bacaan Al-Qur’an.