de9732a7147142174baba8b4293e386b_XL-1

Imam Besar Masjidil Haram ke Lombok Tengah

Rangkaian HUT Lombok Tengah ke – 72

Lombok Tengah – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Lombok Tengah (Loteng) yang ke – 72 akan tampak semakin meriah. Pasalnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan menggelar kegiatan istighosah dan Tablik Akbar yang dihadiri Imam Besar Mekkah Masjidil Haram Syeikh Abdurrahman Al-Ausy. Tidak hanya itu saja, kegiatan yang akan dilakukan di masjid Agung, Jum’at 13 Oktober esok dihadiri juga oleh KH Yusuf Mansur.

Pesona Mandalika Solah Sholeh Soloh

Bahkan kedatangan Imam Besar Masjidil Haram tersebut akan menjadi sejarah baru tidak hanya untuk warga Lombok Tengah (Loteng) melainkan juga untuk masyarakat NTB. Pasalnya untuk mendatangkan Imam Besar tersebut, sangat sulit.

 Sehingga untuk tahun ini merupakan pertama kalinya bisa datang ke NTB yakni di Lombok Tengah.

Kegiatan istighosah dan tablik akbar bersama Imam Besar masjidil Haram, dan KH Yusuf Mansur ini merupakan momen yang langka, “ungkap Kabag Humas dan Protokol Setda Lombok Tengah, HL Herdan kepada wartawan di ruang rapat kantor bupati Lombok Tengah, kemarin. Untuk itu, pihaknya berharap kepada semua masyarakat Lombok Tengah agar bisa  mengahdiri dan mensukseskan kegiatan Istighosah dan Tablik Akbar bulan Pesona Mandalika Solah, Sholeh, soloh dalam rangka peringatan Hari Jadi ke 72 Lombok Tengah tersebut. “Karena ini moment langka,” tuturnya.

Kegiatan itu, nantinya akan diawali dengan acara khataman Al-Qur’an yang dilakukan oleh 1.500 pelajar dari tingkat SD, SMP dan SMA. Baru dilanjutkan dengan Solat Jum’at bersama dan Khotibnya akan di sampaikan langsung oleh KH Yusuf Mansur. Setelah itu, baru dilanjutkan kembali dengan Khataman Al-Qur’an dan acara Tablik Akbar.

“Semua PNS dan warga diharapkan bisa melakukan I’tikab di Masjid Agung. mulai dari malam Jum’at hingga malam sabtu, “ tambahnya. Dijelaskan, dimalam Jum’at itu juga aka nada adzan solah tahajjud. Dengan tujuan untuk membangunkan dan mengajak semua masyarakat untuk melaksanakan solat tahajjud. Sehingga dipermaklumkan kepada masyarakat supaya tidak merasa kebingungan ketika mendengar adzan ditengah malam tersebut.

“Jadi jangan heran jika tengah malam sekita jam 03.00 dini hari ada adzan nantinya,” tambahnya. Kegiatan yang dilakukan itu semata-mata untuk memberikan edukasi keislaman kepada masyarakat, nantinya selama 24 jam full warga diajarkan untuk bagaimana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Disatu sisi karena hal itu moment yang langka maka masyarakat diharapkan agar jangan memandang hal tersebut dengan adanya kepentingan yang lain.

“Ini murni untuk menyambut HUT Lombok Tengah (Loteng) jadi tidak ada kaitannya dengan yang lain, “pungkasnya.