images (1)

Bupati Lantik 115 BPD dari 15 Desa Di Lombok Tengah

Lombok Tengah – Bupati Lombok Tengah (Loteng) HM Suhaili FT melantik 115 anggota BPD dari 15 Desa yang ada di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, turut hadir Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah, Forkopinda, Kepala Satuan Perangkat Daerah (SKPD), serta Para Kepala Desa, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Dalam arahannya Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT mengatakan bahwa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa  BPD dapat dianggap sebagai “parlemen”-nya desa. BPD merupakan lembaga baru di desa pada era otonomi daerah di Indonesia.

Anggota BPD adalah wakil dari penduduk desa bersangkutan berdasarkan keterwakilan wilayah yang ditetapkan dengan cara musyawarah dan mufakat. Anggota BPD terdiri dari Ketua Rukun warga, pemangku adat, golongan profesi, pemuka agama dan tokoh atau pemuka masyarakat lainnya. Masa jabatan anggota BPD adalah 6 tahun dan dapat diangkat/diusulkan kembali untuk 1 kali masa jabatan berikutnya. Pimpinan dan Anggota BPD tidak diperbolehkan merangkap jabatan sebagai Kepala Desa dan Perangkat Desa.

Ditegaskan pula oleh Bupati bahwa Peresmian anggota BPD ditetapkan dengan Keputusan Bupati/Wali Kota, dimana sebelum memangku jabatannya mengucapkan sumpah/janji secara bersama-sama dihadapan masyarakat dan dipandu oleh Bupati/ Walikota.

Ketua BPD dipilih dari dan oleh anggota BPD secara langsung dalam Rapat BPD yang diadakan secara khusus. BPD berfungsi menetapkan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, karena BPD betul-betul melaksanakan tugas, dan fungsinya dengan penuh tanggung jawab.