JADI SAKSI AHLI, KADISBUDPAR LOTENG DIPERIKSA POLISI TERKAIT SAJAM

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dibudpar) Lombok Tengah (Loteng) yang juga merupakan tokoh masyarakat, adat dan budaya di Loteng yakni H. Lalu Muhamad Putria, diperiksa Penyidik Satreskrim Polres Loteng, Rabu (13/9/2017).

Pria yang juga merupakan Raja Siledendeng itu di priksa Polisi, bukan karna tersangkut persoalan tindak pidana kriminal, melainkan dimintai keterangan sebagai Saksi Ahli Sajam,” kata H. Lalu Putria di mapolres Loteng, Rabu (13/9).

Kepada Polisi, H. Lalu Putria menjelaskan tentang hubungan antara Sajam seperti Keris, Tombak atau Jungkat dan Pemaje (Pisau) dengan masyarakat Suku Sasak Lombok. “Saya sampaikan zaman dulu, keris pusaka atau pemaje merupakan bagian yang melekat dan tidak terpisahkan dimasyarakat sasak. Dan sampai sekarang budaya itu masih dilestarikan oleh masyarakat sasak,” jelasnya.

Oleh masyarakat Suku Sasak, membawa Sajam dikehidupan sehari-hari bukan sebagai alat untuk melakukan tindak pidana kriminal, melainkan sebagai alat yang bisa di gunakan untuk pertanian, perkebunan, pelaksanaan adat dan budaya bahkan pendidikan.” Kalau ada masyarakat yang membawa sajam tujuannya untuk melakukan tindak pidana kriminal, itu lain ceritanya. Yang saya sampaikan adalah sajam itu merupakan aksesoris, piranti dan sebagai kelengkapan budaya sasak, yang sampai sekarang tetap dilestarikan,” ujar HL. Putria.