LOMBA PARALAYANG AKAN WARNAI HUT KE 72 LOTENG

Setelah tahun lalu sukses melaksanakan kegiatan Paralayang Internasional, tahun ini Lombok Tengah kembali akan menggelar perhelatan yang sama yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan HUT ke 72 Lombok Tengah. Demikian disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud), HL. Putria, S.Pd, selasa (12/9) 2017 di Kantor Bupati.

Kegiatan Paralayang itu lanjut kadis, menurut rencana akan dilaksanakan dikawasan Wisata Desa Kuta dan perbukitan terindah di Desa Prabu Kecamatan Pujut pada tanggal 7 hingga 8 Oktober 2017 mendatang. Pada Paralayang ini, puluhan negara yang tahun lalu ikut berpartisipasi diharapkan tahun ini ikut kembali berlomba. “Sebanyak 22 negara kita harapkan bisa ikut dalam kegiatan untuk memeriahkan HUT Lombok Tengah ini,” katanya.

Seperti tahun lalu lanjut kadis, Paralayang ini akan digelar atas bimbingan pihak Danlanud sebagai instansi yang punya kewenangan  terhadap wilayah udara dan segala kegiatan yang berkaitan dengan penerbangan. Maka hal-hal detail mengenai teknis pelaksanaan lomba itu nantinya akan dipandu sesuai dengan aturan yang berlaku. “Karena tahun ini Paralayang ini merupakan murni kegiatan daerah yang nantinya akan bekerjasama dengan yang sudah ahli dibidang paralayang ini, imbuhnya.

Dengan adanya Paralayang Internasional ini lanjut Kadis, diharpkan bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Lombok Tengah. Maka kegiatan itu diupayakan akan dikemas lebih baik lagi sehingga kenikmatan melakukan Paralayang itu, bukan saja bisa dirasakan oleh para pelaku saja, namun agar bisa menjadi hiburan bagi masyarakat dan juga wisatawan yang berkunjung ke Lombok Tengah dan NTB pada umumnya. “Kita akan balut dengan kegiatan budaya dan prosesi lain agar lebih menarik lagi,” jelasnya.

Selain Paralayang Internasional, akan digelar juga lomba layang-layang hias yang nantinya akan melibatkan seluruh pegiat layang-layang diseluruh Indonesia khususnya Bali. Namun diharpkan penyuka layang-layang di Lombok dan sekitarnya, ikut menunjukkan kebolehannya pada lomba layang-layang itu nantinya. Karena kedepan hal itu diharpkan sebagai salah satu daya tarik wisata di Lombok Tengah.