Sekda Lombok Tengah Ikuti Pertemuan Forum Diskusi GERMAS

PRAYA-Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), telah dilaksanakan di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Lombok Tengah yang diikuti oleh semua Organisasi Perangkat Daerah se Kabupaten Lombok Tengah hari ini Rabu (16/8) 2017.

Sekretaris Daerah HM Nursiah pada kesempatan tersebut menyampaikan Pembangunan kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen Bangsa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesejatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Karena saat ini, Indonesia tengah mengalami perubahan pola penyakit yang sering disebut transisi epidemologi yang ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke, jantung, diabetes dan lain-lain. Dampak meningkatkannya kejadian PTM adalah meningkatnya pembiayaan pelayanan kesehatan yang harus ditanggung oleh masyarakat dan pemerintah, menurunnya produktifitas masyarakat, menurunnya daya saing Negara yang pada akhirnya mempengaruhi kondisi social ekonomi masyarakat itu sendiri.

“Ditambahkan pula oleh Sekda HM Nursiah bahwa. “Gerakan Masyarakat Hidup Sehat adalah gerakan bersama yang memiliki bebera tujuan mulai menurunkan beban penyakit menular dan penyakit tidak menular, baik kesakitan, kematian maupun kecacatan: menghindarkan terjadinya penurunan produktifitas menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit dan pengeluaran kesehatan, perbaikan lingkungan dan perubahan perilaku kearah yang lebih sehat perlu dilakukan secara sistematis dan terencana oleh semua komoponen bangsa, untuk itu Gerakan Masyarakat (Germas) menjadi sebuah pilihan dalam mewujudkan derajat kesejatan yang lebih baik. Serta adapun prinsip dari Gerakan Masayarakat Hidup Sehat adalah kerjasama multi sector dan pemangku kepentingan, antara sector kesehatan, akademisi, LSM dan sector-sektor lainnya, keseimbangan masyarakat, keluarga dan individu, pemberdayaan masyarakat, khususnya mereka yang mau hidup sehat dan menjadi mitra pengendalian penyakit, penguatan sistem kesehatan, reformasi dan reorientasi pelayanan kesehatan, penguatan siklus hidup, jaminan kesehatan social fokus pada pemerataan penurunan penyakit karena determinan social seperti kemiskinan, gender, lingkungan, budaya, tingkat pendidikan dan kemauan politik.