64264a7a13de7835e0e55d7d8115fa48_XL

KERETA GANTUNG JALAN TERUS Suhaili : TNGR Sudah Berikan Lampu Hijau

Pembangunan kereta gantung dari Desa Lantan, Batukliang Utara (BKU) Lombok Tengah (Loteng), menuju dunung Rinjani, telah lama direncanakan. Malah sejak tahun 2012. “Program ini merupakan mimpi besar kami. Jadi kita akan terus berikhtiar mewujudkan dambaan masyarakat Loteng ini”. Kata Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT.

Apalagi pihak TNGR telah memberikan lampu hijau. Dengan syarat, tiang pancang kereta gantung harus dibangun disejumlah titik-titik yang tidak mengganggu ekosistem hutan. “Alhamdulillah kita telah diberikan lampu hijau,” terang Bupati Loteng dua periode ini.

Untuk itu, dambaan terhadap pembangunan kereta gantung itu tinggal selangkah lagi. Hanya saja, tinggal meminta persetujuan dari kementerian menyangkut pemanfaatan hutan dan perizinannya. Sehingga realisasinya tergantung proses perizinannya, ungkap ketua DPD 1 NTB Partai Golkar.

Kemudian, rencana pembangunan ini juga telah menuai sejumlah tanggapan dari beberapa pihak. Baik yang positif maupun negatif. Tapi segala rencana ini tentu ia sudah memikirkan dengan matang melalui visibility study secara professional.

Apalagi, dengan adanya tanggapan akan mematikan pekerjaan para porter. “Semua itu tidak benar. Malah melalui ini kita akan memaksimalkan para porter.” Ucap Suhaili.

Sehingga, terhadap rencana pembangunan ini, ia katakana bukan untuk member popularitas. Apalagi, akan mencari nama melalui program investasi ini. Untuk itu, ia meminta jangan dengan adanya wacana ini lantas dipolitisasi. “Saya tidak mencari popularitas melalui hal seperti ini. Dan wacana ini sudah lama, malah saya sudah tidak lama lagi menyebut wacana pembangunan kereta gantung ini.” Ujarnya.

Pokoknya terang Suhaili, semua obyek pariwisata yang bisa digarap dan dikembangkan di Loteng menjadi destinasi wisata. Ia akan kembangkan. Selama ada kemauan dan dukungan anggaran. “Intinya bila perlu semua obyek pariwisata kita buka, kalau bisa dijadikan distinasi wisata,” tungkasnya.