L Pathul Bahri

Pemkab Gelontorkan Dana untuk Ponpes

L Pathul Bahri

L Pathul Bahri

 

PRAYA – Pemerintah kabupaten Lombok Tengah (Loteng) terus berupaya dalam memperhatikan pendidikan. Perhatian ini ditunjukan melalui peningkatan mutu pendidikan hingga perbaikan fasilitas yang ada. Terutama fasilitas pendidikan di lembaga swasta seperti madrasah.

Untuk membuktikan itu semua, pemerintah Loteng memberikan suntikan dana bagi madrasah dan Pondok Pesantren (Ponpes). Hal ini merupakan komitmen Pemkab Loteng untuk selalu memperhatikan pendidikan terutama madrasah swasta yang ada di Loteng. Mengingat saat ini, kondisi madrasah terutama swasta masih jauh. Terutama dalam hal fasilitas pendidikan. Sehingga Pemda hadir untuk mengentaskan kesenjangan dalam dunia pendidikan.

Salah satu madrasah yang diberikan dana bantuan adalah Ponpes Assohiliyah Lopan yang berada di Desa Monggas, Kecamatan Kopang. Ponpes ini dapat suntikan dana dari Pemda sejumlah Rp 100 juta. Dana ini diperuntukan untuk pembangunan ruang belajar.

“Pendidikan tetap menjadi skala priorotas pemerintah daerah. Dengan harapan bisa meningkatkan mutu pendidikan khususnya di Loteng,” ujarnya.

Ditambahkan, saat ini angka kemiskinan di Loteng terus mengalami penurunan. Sehingga peningkatan mutu pendidikan akan menjadi hal terpenting yang bisa mengurangi angka kemiskinan di Loteng.

“Angka kemiskinan saat ini sekitar 15 persen. Melalui pendidikan yang bermutu bisa menjadikan sumber daya manusia yang berkualitas,” tuturnya.

Tidak hanya pendidikan saja, namun Pemkab juga mengupayakan pengentasan kemiskinan melalui pembangunan. Salah satu yang menjadi harapan pemerintah adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Saat ini, nilai ivestasi yang di kawasan yang menjadi prioritas pemerintah sudah mencapai 21 triliun.

“Dimana nanti setelah KEK Mandalika beroperasi akan membutuhkan sumber daya manusia yang terampil. Untuk mewujudkan keinginan itu, kami siapkan melalui peningkatan kulaitas pendidikan,” ungkapnya.

Selain madrasah, pemerintah Loteng juga terus berupaya untuk memperhatikan kesejahteraan guru madrasah. Dimana saat ini kesejahteraan guru diperhatikan melalui pemberian SK Bupati.