Wabup Loteng, L. Pathul Bahri (tengah) bersama Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi, MA (kiri) dan Sekda Loteng, H.M.Nursiah, S.Sos., M.Si (kanan) saat menerima Penghargaan WTP, Senin (19/12)

Alhamdulillah, Kembali Lombok Tengah Raih WTP Ke-5

Wabup Loteng, L. Pathul Bahri (tengah) bersama Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi, MA (kiri) dan Sekda Loteng, H.M.Nursiah, S.Sos., M.Si (kanan) saat menerima Penghargaan WTP, Senin (19/12)

Wabup Loteng, L. Pathul Bahri (tengah) bersama Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi, MA (kiri) dan Sekda Loteng, H.M.Nursiah, S.Sos., M.Si (kanan) saat menerima Penghargaan WTP, Senin (19/12)

Wakil Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri menerima Piagam Penghargaan terhadap pencapaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan tahun 2015, Senin 19 Desember 2016, bertempat di Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB. Penghargaan diberikan oleh Gubernur NTB TGH. M. Zainul Majdi, MA didampingi Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTB, Taukhid. Wabup hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah, H.M.Nursiah,S.Sos.,M.Si.

Selain penyerahan piagam penghargaan WTP, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan prosesi penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) petikan tahun 2017 kepada Kuasa Pengguna Anggaran di wilayah Provinsi NTB. DIPA merupakan dokumen pelaksanaan anggaran yang menjadi dasar pengeluaran negara dan pencairan dana atas beban APBN, sekaligus menjadi dokumen pendukung kegiatan akuntansi pemerintah. “Penyerahan DIPA tahun 2017 dilaksanakan lebih awal agar pelaksanaan pembangunan dan pencairan anggaran lebih cepat dan segera memberikan manfaat yang nyata kepada seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat” kata Taukhid, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTB dalam sambutannya.

Pada kesempatan tersebut, diumumkan juga 5 desa di Provinsi NTB yang mendapatkan penghargaan sebagai  “Desa Pelopor Good Governance dalam Pengelolaan Keuangan Desa”. Kelima desa tersebut yakni Desa Montong Gamang Kabupaten Lombok Tengah, Desa Leu Kabupaten Bima, Desa Sori Sakalo Kabupaten Dompu, Desa Baru Tahan Kabupaten Sumbawa dan Desa Aikmel Utara Kabupaten Lombok Timur. (ikr/humas)