gmbr_1_songket sukerare

Songket Sukarara, Gerabah Penujak, Anyaman Beleka, Desa Tradisional Sade & Nde, Ritual Nede, Festival Bau Nyale, Peresean, Gendang Beleq, Jangger, Masjid Kuno Rembitan & Makam Wali Nyatoq, Makam Ketak, Situs Batu Rijang, Makam Seriwa

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Songket Sukarara

Songket merupakan kain tenun tradisional sasak yang terkenal di Nusa Tenggara Barat bahkan sampai keluar daerah dan Mancanegara. Souvenir ini bisa didapati di daerah objek wisata Lombok Tengah atau di Desa Sukarara Kecamatan Jonggat yang merupakan desa tempat penenun membuat kain songket ini, berlokasi sekitar 3 Km barat Kota Praya. Pengunjung tertarik menyaksikan cara pembuatan kain songket yang dibuat oleh wanita dengan berpakain tradisional khas sasak bias berkunjung menyaksikannya secara langsung ke Desa Sukarara.

 

 

 

 

 

Gerabah Penujak

Di desa ini pengunjung bisa menyaksikan penduduk setempat membentuk dan menghaluskan tanah liat menjadi bentuk yang mengagumkan yaitu gerabah. Keahlian ini diperoleh sejak dahulu ketika runtuhnya kerajaan hindu majapahit abad ke 16 dengan metode tradisional putar dan coiling. Gerabah Penujak merupakan komoditi ekspor. Peminat yang menginginkan gerabah bisa diperoleh di art shops atau langsung ke Desa Penujak Kecamatan Praya Barat sekitar 7 Km selatan Kota Praya. Anyaman Beleka.
Beleke, desa utama di Kabupaten Lombok Tengah
yang memproduksi anyaman yang terbuat dari rotan dan ketak. Terletak 15 Km timurnya Kota Praya, kecamatan Janapria. Selain pengerajin anyaman, penduduk setempat juga mahir membuat ukiran kayu, patung dan pande besi membuat keris. Pengunjung bisa mendapatkan souvenir-souvenir ini di beberapa objek wisata atau di Desa Beleke.

 

Songket Sukarara, Gerabah Penujak, Anyaman Beleka, Desa Tradisional Sade & Nde, Ritual Nede, Festival Bau Nyale, Peresean, Gendang Beleq, Jangger, Masjid Kuno Rembitan & Makam Wali Nyatoq, Makam Ketak, Situs Batu Rijang, Makam Seriwa